Close
 
Senin, 2 November 2026   |   Tsulasa', 21 Jum. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 79
Hari ini : 13.159
Kemarin : 40.758
Minggu kemarin : 51.501
Bulan kemarin : 11.429.130
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

02 januari 2013 02:05

Promosi Budaya Riau: Gelar Prosesi Mengarak Pengantin Lelaki

Promosi Budaya Riau: Gelar Prosesi Mengarak Pengantin Lelaki

Jakarta - Badan Penghubung Provinsi Riau Jakarta menggelar acara 'Prosesi Mengarak Penganten Lelaki' di Anjungan Riau, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Acara ini dalam rangka mempromosikan budaya dan kesenian Melayu di dunia internasional.

Prosesi ini menceritakan tentang tradisi masyarakat Riau saat menggelar pesta perkawinan. Acara ini menarik minat atase atau perwakilan negara sahabat di Indonesia seperti Palestina, Jepang, Jerman, Polandia, Rusia, China, Amerika Serikat dan Slovenia.

Bahkan seorang warga Italia karena ingin menyaksikan tradisi perkawinan adat Melayu ini, mendatangkan secara langsung rekan-rekannya dari Italia untuk datang ke Indonesia. Dalam acara itu mereka pun ikut menyumbang lagu dalam bahasa Italia diiringi musik Melayu, sementara warga negara asal Slovenia membawakan pantun dalam bahasa Inggris.

Acara yang dimeriahkan oleh penampilkan musik dan lagu Melayu tersebut tidak hanya disaksikan puluhan masyarakat Riau yang berdomisili di Jakarta, tapi juga pengunjung TMII yang datang dari berbagai daerah.

"Acara ini tentu saja kita harapkan dapat menumbuh kembangkan rasa kecintaan kita, terutama para generasi muda kepada budaya melayu. Termasuk memperkenalkan seni budaya kita ini kepada seluruh masyarakat Indonesia, dan akhirnya menyebar luaskan ke masyarakat internasional," kata Tarmidzi Natr Nasution, Kepala Badan Penghubung Provinsi Riau di Jakarta malam tadi.

Kegiatan yang melibatkan mahasiswa Riau di Jakarta ini, lanjutya,juga untuk mewujudkan visi Riau 2020, yaitu tidak hanya menjadikan Riau sebagai pusat perkembangan ekonomi, namun juga pusat peradaban budaya melayu di kawasan Asia Tenggara.

"Badan penghubung sebagai dutanya Riau di Jakarta terus giat mengangkat berbagai kebudayaan yang kita miliki, dalam sebuah ivent yang dipusatkan di Anjungan Riau, TMII," katanya.

Tamidzi mengaku bangga kegiatan budaya Melayu mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat internasional terutama dari Italia, yang kembali ke Indonesia untuk menyaksikan acara 'Prosesi Mengantar Pengantin Lelaki.

 “Beberapa waktu lalu mereka (warga Italia, red) pernah mengunjungi anjungan Riau, dan mengaku ingin mengetahui lebih jauh tentang kebudayaan melayu Riau. Kita sampaikan akan ada pagelaran budaya melayu Riau, akhirnya mereka datang kembali ke Indonesia dan menyaksikan acara kita malam ini, meski mereka tengah merayakan Natal," katanya.

Prosesi mengarak pengaten lelaki, bentuknya adalah mengarak penganten lelaki ke orang tua perempuan, setelah upacara perkawinan dan akad nikah selesai. Tujuannya adalah sebagai media pemberitahuan kepada seluruh masyarakat sekitar tempat dilangsungkannya pernikahan, bahwa seorang warganya telah sah sebagai menjadi pasangan suami istri.

Di samping itu, tujuannya adalah memberitahukan kepada semua lapisan masyarakat agar turut meramaikan acara tersebut, termasuk ikut mendoakan kedua pengantin.

Sesampainya rombongan arak-arakan pengantin lelaki di kediaman pengantin perempuan, kemudian dilanjutkan pada acara penyambutan. Dalam budaya Melayu, acara penyambutan mempunyai makna mendalam. Oleh karennya pengantin lelaki perlu disambut dengan kegembiraan sebagai bentuk ketulusan hati menerima kedatangan mereka.

Setelah itu, dilakukan prosesi bersanding yakni menyandingkan pengantin lelaki dan perempuan yang disaksikan oleh seluruh keluarga, sahabat dan jemputan. Inti dari kegiatan ini adalah mengumumkan pada khalayak ramai bahwa pasangan sudah sah sebagai suami istri. Selanjutnya dilakukan acara resepsi perkawinan.

Sumber: http://www.riauterkini.com


Dibaca : 1.900 kali.

Tuliskan komentar Anda !