Senin, 17 Agustus 2026 |Tsulasa', 3 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini
:
28
Kemarin
:
22.556
Minggu kemarin
:
179.363
Bulan kemarin
:
11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
05 juni 2013 01:36
Bekasi Tetapkan Lima Corak Batik Daerah
Ilustrasi Batik
Bekasi, Jabar - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menetapkan lima kategori corak utama yang diakui sebagai motif batik asal daerah ini.
"Penetapan corak batik Bekasi ini kita seleksi melalui dua kali rangkaian loka karya sejak awal 2013 lalu," ujar Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Olah Raga, Budaya, dan Pariwisata (Disporbudpar) Kota Bekasi, Neneng Junarsi, dalam agenda pameran corak batik asli Bekasi di pusat perbelanjaan Bekasi Square, Selasa.
Motif tersebut, kata dia, mewakili karakteristik Kota Bekasi masing-masing dari corak flora, fauna, sejarah, budaya, dan batik terang atau warna.
"Corak batik flora antara lain buah kecapi, teratai, dan bambu. Sedangkan fauna yaitu ikan gabus, ikan sepat, dan ikan betik," katanya.
Untuk batik terang atau warna, yaitu hijau lumut, hijau daun dan merah tanah Bekasi.
Sementara, corak kesejarahan antara lain bambu runcing, bendo (senjata), Kali Bekasi, Gedung Juang Tambun, dan monumen perjuangan.
"Sedangkan corak budaya meliputi tanjidor, tari topeng, dandang (panci), legenda rawa tembaga, permainan anak seperti benteng, dan dampu," katanya.
Neneng mengatakan, batik khas Bekasi akan disosialisasikan untuk dipergunakan masyarakat setempat pada acara pernikahan, acara resmi, aktivitas kesenian, atau sekadar koleksi pecinta batik.
"Rencananya, batik Bekasi juga dijadikan seragam wajib PNS di Kota Bekasi," katanya.
Dirinya berharap, corak batik baru itu bisa digunakan sebagai ciri khas Bekasi serta menambah koleksi corak batik nasional.