Close
 
Sabtu, 13 Juni 2026   |   Ahad, 27 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 3.117
Kemarin : 18.545
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

17 sepember 2013 03:55

Siswa Dua Negara Serumpun Gelar Silaturahmi Budaya

Kunjungan Siswa Malaysia ke SD Muhammadiyah Surabaya
Siswa Dua Negara Serumpun Gelar Silaturahmi Budaya
Siswa Indonesia dan Malaysia mencoba memainkan Gamelan

Surabaya, Jatim - “Kunjungan dua sekolah setingkat sekolah dasar dari Perak dan Serawak, Malaysia ke SD Kreatif Muhammadiyah 16 Surabaya, Senin (16/9/2013) merupakan kegiatan saling mengenali budaya masing-masing negeri, sekaligus untuk silahturahmi.”

Heru Cahyono penggagas kegiatan sekaligus pengajar di sekolah kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, menyampaikan itu kepada wartawan, menyoal kedatangan siswa asal Malaysia ke sekolahnya, Senin (16/9/2013).

Di antara para siswa itu kemudian masing-masing menampilkan tari-tarian dari masang-masing negara, sebagai bentuk persahabatan sekaligus saling mengenali masing-masing budaya yang ada.

Tari Kuda Kepang ditampilkan para siswa SD Muhammadiyah 16, kemudian dilanjutkan dengan Tari Perang yang dimainkan oleh siswa Sekolah Kebangsaan asal Malaysia.

Dua sekolah asal Malaysia yang hadir di SD Muhammadiyah 16 Surabaya adalah Sekolah Kebangsaan (SK) Convent Kota Taiping, Perak bersama dengan Sekolah Kebangsaan Ulu Lubai Serawak, Malaysia.

Usai saling bertukar tari-tarian sebagai tanda persahabatan antara Malaysia dan Indonesia, para siswa SD Muhammadiyah 16 mengajak kawan-kawannya asal Malaysia memainkan Gamelan.

Didampingi masing-masing siswa sekolah kreatif, para siswa asal Malaysia satu persatu memilih perangkat Gamelan yang sebelumnya sudah dipersiapkan di atas pangung.

Dibimbing instruktur pemain Gamelan, maka percobaan memainkan Gamelan antara dua sekolah Malaysia dan Indonesia, terdengar di halaman sekolah kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya.

“Harapan kami, melalui kegiatan budaya ini, di masa mendatang generasi bangsa ini saling memahami budaya masing-masing,” tukas Heru Cahyono menutup perbincangan.

Sumber: http://kelanakota.suarasurabaya.net


Dibaca : 2.251 kali.

Tuliskan komentar Anda !