Close
 
Sabtu, 13 Juni 2026   |   Ahad, 27 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 4.314
Kemarin : 18.545
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

18 sepember 2013 06:12

Bahasa Indonesia Dicaplok Brunei

Bahasa Indonesia Dicaplok Brunei

Jakarta - Kekayaan budaya Indonesia ternyata tak hanya berupa tarian saja yang di klaim oleh negara lain. Bahasa Indonesia pun dicaplok oleh bangsa lain.

'Kamus Bahasa Melayu Nusantara' isinya 50 persen lebih mengambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kamus tersebut dibuat oleh Brunei Darussalam.

''Bahasa kita dicaplok ke kamus mereka, ini efeknya politik. Seolah-olah bahasa Melayu milik mereka dan di internasional mereka yang naik,'' ujar Anggota Komisi X DPR RI, Itet Tridjajati Sumarijanto, kepada Republika Online, Rabu (18/9).

Itet mengatakan Indonesia selalu kecolongan. Sering kali, kekayaan budaya bangsa ini diklaim oleh negara lain sebagai milik mereka. Karena, Indonesia selalu kekurangan anggaran untuk melindungi kekayaan budaya dan bahasa sendiri.

''Kami tidak ingin, kekayaan budaya kita termasuk bahasa, terus diklaim oleh bangsa lain. Makanya, anggaran untuk peningkatan bahasa akan kami upayakan bertambah,'' katanya.

Sumber: http://www.republika.co.id


Dibaca : 989 kali.

Tuliskan komentar Anda !