Close
 
Sabtu, 13 Juni 2026   |   Ahad, 27 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 5.456
Kemarin : 18.545
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

23 sepember 2013 04:05

Rohul Bangun Istana Melayu Kerajaan Kepenuhan

Rohul Bangun Istana Melayu Kerajaan Kepenuhan

Kepenuuhan, Riau - Masyarakat Kecamatan Kepenuhan berterima kasih kepada Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hulu sebab sudah beriktikad baik dalam mendongkrak peninggalan adat dan sejarah, khususnya pembangunan Kerajaan Kepenuhan menggunakan dana APBD Riau senilai Rp 2 miliar.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Luhak Kepenuhan, Bakhtiar Datuk Bondaro Sakti, mengatakan pihaknya mendukung penuh upaya dilakukan LAMR Rohul untuk membangun Kerajaan Kepenuhan.

Dukungan juga datang dari Anggota DPRD Rohul Ismail Hamkaz S.Ag,M.Si, yang juga putra asli Kepenuhan, Ahad (22/9/2013). Menurutnya, LAMR Rohul sudah berupaya mengembalikan salah satu cagar budaya kerajaan yakni kerajaan di Luhak Kepenuhan pada tahun ini.

Dia mengharapkan, pembangunan kerajaan sebagai pilot project bagi Luhak Kepenuhan dan menjadi perhatian atau kegiatan berkelanjutan untuk perkembangan kerajaan lain seperti kerajaan di Luhak Kuntodarussalam, Rambah, Tambusai, dan Luhak Rokan.

"Kita berharap, setelah Kerajaan Kepenuhan dibangun, pembangunan juga dilakukan di kerajaan empat luhak lainnya," kata Ismail yang bergelar Mamak Sutan Kayo Muah.

Ismail mengaku, Kerajaan Kepenuhan dibangun di Tanjung Padang Kota Tengah, Kelurahan Kepenuhan Tengah, semula dibangun seperti aslinya, namun besar bangunan hanya replica. Di bagian dasar semen dan bagian atasnya dari kayu.

"Jika ada pembangunan ulang, kita berharap dilakukan renovasi besar-besaran karena kondisinya saat ini sudah mulai memudar karena kurang perawatan. Sudah tujuh tahun terakhir, bangunan itu belum pernah direhab ringan atau berat," jelas Ismail.

Dia berharap, dinas terkait baik dari Pemkab Rohul atau Provinsi Riau secepatnya melakukan pembangunan Kerajaan Kepenuhan, tidak sekedar info belaka. "Kami dari Keluarga Besar Kerajaan Luhak Kepenuhan sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah," sampainya.

Ismail mengungkapkan, keluarga di Luhak Kepenuhan sudah menjadi banyak suku seperti Suku Bangsawan, Suku Anak Ajo-ajo dan Suku Nan Soatuih. Keputusan itu diambil dari musyawarah besar masyarakat Luhak Kepenuhan pada tahun 1986 silam.

Sebelumnya, pihak LAMR Rohul mengatakan akan dilakukan pembangunan bangunan di Kerajaan Kepenuhan. Hal itu dilakukan sebagai upaya pemerintah menjaga peninggalan adat dan sejarah agar tidak lekang dimakan waktu.

Sumber: http://www.riauterkini.com


Dibaca : 1.882 kali.

Tuliskan komentar Anda !