Jumat, 24 April 2026   |   Sabtu, 7 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 1.192
Hari ini : 15.672
Kemarin : 18.397
Minggu kemarin : 7.342.256
Bulan kemarin : 101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

12 oktober 2013 03:24

Sultan Diminta Buka "Indonesian Celebration Week" di AS

Sultan Diminta Buka "Indonesian Celebration Week" di AS

Jakarta - Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal mengundang Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X untuk menghadiri dan membuka acara "Indonesian Celebration Week 2013" di AS.

Dino dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat, menyebutkan undangan itu dia sampaikan saat bersama istrinya, Rosa Rai Djalal, bertemu Sri Sultan dalam kunjungan ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat pada Rabu (9/10).

Dalam kunjungan tersebut, Dino memaparkan konsep acara "Indonesian Celebration Week 2013" di Washington DC, AS, pada 28 Oktober - 3 November mendatang yang akan dihadiri oleh Sri Sultan untuk lebih mempopulerkan budaya Indonesia, memperkenalkan batik Yogyakarta dan gamelan kepada publik AS dan WNI di AS.

"Sri Sultan menyambut sangat baik acara ini dan memiliki pandangan sama untuk terus menduniakan bangsa Indonesia," ujar Dino.

Saat ini banyak warga AS dan WNI yang tinggal di AS ingin mengetahui lebih banyak mengenai kebudayaan Indonesia, khususnya batik dan gamelan. Acara itu, katanya, dapat memberikan arti penting kebudayaan Indonesia di mata dunia. Disebutkan, Gubernur Yogyakarta antusias memenuhi undangan dari Duta Besar untuk AS itu.

Tahun ini, pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta telah mengirimkan seperangkat gamelan ke AS dengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) namun semua itu belum cukup karena di acara yang akan diselenggarakan nanti diperlukan kehadiran seorang Raja Keraton Yogyakarta yang terkenal sebagai sosok pemimpin yang arif dan merakyat.

Oleh karena itu Dino Djalal mengundang Sri Sultan secara langsung di Keraton Yogyakarta. Selain itu KBRI di Washington DC juga meminta agar dapat membuat batik terpanjang di dunia atau di Indonesia yang konsepnya langsung dibuat di Yogyakarta.

Sumber: http://www.antaranews.com


Dibaca : 1.622 kali.

Tuliskan komentar Anda !