Close
 
Jumat, 14 Agustus 2026   |   Sabtu, 29 Shafar 1448 H
Pengunjung Online : 147
Hari ini : 8.822
Kemarin : 22.735
Minggu kemarin : 258.729
Bulan kemarin : 11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

06 november 2013 04:17

Pawai Budaya Tahun Baru Hijriah, Meriah

Pawai Budaya Tahun Baru Hijriah, Meriah

Sidoarjo, Jatim - Diikuti sekurangnya 8.000 siswa yang berasal dari segenap sekolah dibawah Yayasan Pendidikan Ma'arif (YPM) se-Sidoarjo, Pawai Budaya, Selasa (5/11/2013) digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriah 1435.

"Kemajuan zaman saat ini menjadikan anak-anak muda kita kehilangan jati diri sekaligus kebanggaan kepada budaya bangsa sendiri. Pawai Budaya kali ini mengajak anak-anak muda untuk mengingat dan melestarikan itu," terang H Achmad Syafrudin SH MH Sekreatris YPM.

Ditemui wartawan usai melepas pawai budaya, Achmad Syarifudin menambahkan bahwa kegiatan pawai memang rutin digelar setiap menyambut Tahun Baru Hijriah, dan diikuti seluruh siswa.

Untuk tahun ini, berbagai tema diangkat oleh peserta pawai budaya, sebagai satu bentuk kepedulian sekaligus upaya untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menghargai budaya sendiri.

Beberapa siswa mengenakan kaos merah dengan lambang Burung Garuda di dada kiri layaknya Timnas U-19 dibawah pimpinan kapten Evan Dimas Darmono sembari membawa replika piala kemenangan.

"Kami mengajak anak muda untuk memberikan dukungan dan semangat bagi tim U-19 yang telah meraih juara. Membanggakan dan menjadi pahlawan bagi sepakbola negeri ini. Kami ingin mengingatkan itu," terang fahrul satu di antara siswa dengan kostum pemain Timnas U-19.

Sedangkan beberapa siswa putri mengenakan kerudung putih, tetapi dengan tambahan make up tebal warna putih serta bulatan hitam pada kedua bagian mata, seakan menggambarkan sosok yang sudah mati.

Ditambahkan Achmad Syarifudin bahwa pawai budaya dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriah 1435, Selasa (5/11/2013) diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat yang menyaksikan, terkait dengan penghargaan pada nilai-nilai budaya.

"Kami juga ingin mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan budaya asing yang bisa jadi tidak sesuai dengan kepribadian bangsa ini," pungkas Achmad Syarifudin.

Sumber: http://kelanakota.suarasurabaya.net


Dibaca : 1.418 kali.

Tuliskan komentar Anda !