Jumat, 4 September 2026 |Sabtu, 21 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini
:
2.757
Kemarin
:
28.306
Minggu kemarin
:
32.264.566
Bulan kemarin
:
43.463.948
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
22 november 2013 08:16
Rumah Panggung Dompu, Peninggalan Budaya yang Mulai Langka
Dompu, NTB - Rumah panggung merupakan bangunan tempat tinggal tradisional di sejumlah daerah di Indonesia. Tidak terkecuali, bagi Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Namun sayang, saat ini, keberadaan rumah tersebut tergerus oleh perkembangan zaman.
Saat ini hanya sedikit rumah panggung yang bisa ditemui. Rumah panggung pun baru bisa ditemui di desa yang letaknya jauh dari pusat kota kabupaten ini.
Salah satu desa yang masih memiliki relatif banyak rumah panggung adalah Cempi Jaya, Hu’u, Dompu. Itupun, di beberapa halaman rumah terdapat tumpukan batu bata baru untuk membangun rumah tembok.
"Iya, di sini memang masih banyak rumah panggungnya. Tapi sudah ada beberapa yang menggantinya dengan rumah batu (tembok)," ujar istri Kepala Dusun Teta, Desa Cempi Jaya, Fatimah saat ditemui Metrotvnews.com di kediamannya, Rabu (20/11).
Menurut dia, untuk membangun rumah panggung ini tidak boleh sembarangan. Sebab rumah, lanjutnya, mencerminkan kepribadian sang pemilik. "Itu ada hitung-hitungannya. Tapi saya juga tidak terlalu paham detil," kata dia.
Fatimah menuturkan keinginan warga di dusunnya untuk mengganti rumah panggung dengan rumah tembok, relatif menurun. Warga, saat ini, lebih mementingkan pendidikan anak ketimbang ego membangun rumah tembok.
"Sekarang warga memilih menyekolahkan anak sampai tinggi. Jangan salah, meski rumah kayu seperti ini, anak-anaknya sudah sarjana lho di sini," tukasnya.