Close
 
Jumat, 4 September 2026   |   Sabtu, 21 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 4.274
Kemarin : 28.306
Minggu kemarin : 32.264.566
Bulan kemarin : 43.463.948
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

28 november 2013 07:44

Jawa Barat Helat Festival Pencak Silat

Jawa Barat Helat Festival Pencak Silat
Ilustrasi

Bandung, Jabar - Sekitar 300 atlet pencak silat dari 20 kota dan kabupaten di Jawa Barat mengikuti Kejuaraan Olah Raga Bela Diri dan Festival Pencak Silat Disorda Jawa Barat Tahun 2013, di GOR Tri Lomba Juang, Jalan Pajajaran, Rabu (27/11/2013).

Pantia Kejuaraan Olah Raga Bela Diri dan Festival Pencak Silat Disorda Jawa Barat , Cecep Jatnika mengatakan, pada kegiatan ini mempertandingkan beberapa nomor seperti seni tradisi tunggal anak-anak dan ganda putra anak-anak putra serta putri, dan rampak anak-anak.

"Kegiatan ini sudah dua kali diadakan oleh Disorda Jabar, mudah-mudahan kedepannya bisa menjadi agenda tahunan," katanya.

Cecep mengatakan, kejuaraan ini akan berlangung mulai tanggal 27 - 28 November. Selain memeragakan berbagai gerak dan jurus, pencak silat ini juga diiringi oleh peralatan musik daerah (kendang penca).

Dengan adanya kejuaraan dan festival pencak silat ini, diharapkan anak-anak sekarang bisa mengetahui dan mencintai kesenian tradisional khas Jawa Barat tersebut.

"Saya sangat mendukung festival seperti ini. Selain memang jarang dipentaskan, anak-anak juga bisa mengetahui bahwa kesenian di Jawa Barat ini sangat beragam," ujar salah seorang penonton asal Kota Bandung, Susi Sulistiawati.

Sebelumnya Disorda Jabar juga telah menyelanggarakan Invitasi Olah Raga Tradisional se-Jawa Barat, yang diadakan di Lapangan Atletik Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (12/11/2013).

Kepala Seksi Pengembangan Olah Raga di Masyarakat, Disorda Jawa Barat, Asep Purwantoro menuturkan kegiatan ini merupakan program tahunan Disorda Jawa Barat.

Tujuannya diadakan invitasi olah raga tradisional ini selain melestarikan kebudayaan, juga untuk mengenalkan olah raga tersebut kepada anak-anak, sehingga mereka bisa lebih mencintai kebudayaan daerahnya.

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com


Dibaca : 1.687 kali.

Tuliskan komentar Anda !