Sabtu, 15 Agustus 2026   |   Ahad, 1 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 1.538
Hari ini : 25.304
Kemarin : 28.186
Minggu kemarin : 179.363
Bulan kemarin : 11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

06 desember 2013 08:03

Tobasa Festival 2013 Gali Nilai Seni Budaya

Tobasa Festival 2013 Gali Nilai Seni Budaya

Balige, Sumut - Tobasa festival 2013 yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan Pariwisata (Dispudpar) Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, pada Kamis (5/12) untuk menggali serta mengembangkan nilai seni budaya sebagai kearifan lokal.

"Festival diikuti peserta yang merupakan utusan dari 16 Kecamatan se-kabupaten dalam upaya menimbulkan rasa kecintaan dan memiliki nilai budaya daerah," kata Kepala Disbudpar Toba Samosir, Ultri Sonlahir Simangunsong di Balige, Kamis.

Event dimaksud, kata dia, sebagai wadah untuk penyaluran bakat serta potensi remaja, serta memotivasi mereka dalam membangun kreasi dan kretivitas di bidang seni dan budaya Batak.

Atraksi budaya yang akan diperlombakan, yakni tari "tortor", lomba vocal solo dan lomba nyanyi trio membawakan lagu wajib "Oh Tao Toba".

Dikatakannya, pergelaran itu sekaligus merupakan persiapan dalam menyongsong pelaksanaan Festival Danau Toba yang direncanakan antara bulan Juli atau September 2014, sesuai penunjukan Kabupaten Toba Samosir sebagai tuan rumah oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif.

"Tiga atraksi yang diperlombakan tersebut, termasuk dari sepuluh kegiatan yang dijadwalkan akan digelar dalam memeriahkan FDT di Balige, berdasarkan surat Kemenparekraf nomor HM.304/3/8/WPEK/2013 tanggal 7 November," kata Ultri.

Kepala Bidang Kesenian Disbudpar Toba Samsosir, Rencana Simbolon menambahkan, festival yang diselenggarakan sekaligus sebagai ajang bagi generasi muda menyalurkan bakat di bidang kesenian daerah.

Di samping itu, katanya, juga dalam rangka mendorong pengembangan industri pariwisata di Kabupaten berpenduduk 205.331 jiwa yang terletak di bagian tengah provinsi Sumatera Utara tersebut.

Simbolon menjelaskan, setiap kontingen penari tortor, terdiri dari 11 orang peserta masing-masing enam orang penari laki-laki dan lima perempuan.

"Para penari akan mengikuti gerak tortor mengirngi irama gondang mula-mula, gondang somba, sitio-tio dan gondang hasahatan," katanya.

Sumber: http://www.antaranews.com


Dibaca : 1.838 kali.

Tuliskan komentar Anda !