Yogyakarta -23 Kelompok bregada (prajurit) masyarakat yang berasal dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta akan mengikuti Festival Bregada Rakyat yang digelar Minggu (19/1) dengan start halaman parkir Abu Bakar Ali,menyusuri jalan Malioboro hingga Museum Benteng Vredeburg.
Menurut Widihasto Wasana Putra, Ketua Panitia Festival Bregada Rakyat, festival ini selain untuk memperingati Yogya Kota Republik yang jatuh pada 4 Januari lalu, juga upaya mengisi Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di masyarakat bawah baik kampung-kampung maupun pedukuhan-pedukuhan saat ini banyak berdiri bregada-bregada masyarakat. Penampilan mereka menduplikasi bregada Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Mereka sering tampil dalam event-event di masyarakat seperti merti dusun, ulang tahun kabupaten, dan lain sebagainya.
“Keberadaan mereka patut untuk dilestarikan dan dikembangkan sebagai salah satu aset pariwisata daerah,” kata Widihasto yang juga Direktur Operasional dan Pemasaran XT Square.
Festival Bregada Rakyat yang baru pertama kali digelar ini akan memperebutkan hadiah uang pembinaan total sebanyak Rp 16,6 juta dengan rincian juara pertama mendapatkanRp 5 juta, juara kedua Rp 4 juta, juara ketiga Rp 3 juta dan juara harapan satu, dua dan tiga masing-masing Rp 1,5 juta. Selain dari itu, juga akan mendapatkan tropi dari Sri Sultan Hamengku Buwono X, Sri Paduka Paku Alam IX, Komandan Korem 072 Pamungkas, Walikota Yogyakarta, Kepala Dinas Pariwisata DIY. Kriteria penilaian meliputi kreativitas kostum, kreativitas asesoris, kreativitas musik pengiring dan keselarasan/kekompakan cara berjalan.
Untuk menambah kemeriahan festival, di panggung kehormatan nantinya tamu undangan akan dihibur oleh Korps Musik Ajen Korem TNI – AD yang akan memadukan lagu-lagu mars perjuangan dan lagu-lagu campursari. Perpaduan lagu ini merupakan arahan langsung dari Komandan Korem 072 Pamungkas Brigjend TNI MS Fadhilah agar terbangun suasana kebersamaan yang menghibur siapapun yang hadir. Selain itu, akan ada atraksi pasukan sebanyak 1 pleton dari Yonif 403 / Wirasada Pratista Kentungan Sleman, Yogyakarta. Keikutsertaaan TNI merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Festival Bregada Rakyat terselenggara berkat kerjasama para pihak yakni Manajemen XT Square, Kampayo XT, Paksikaton, Majalah Kabare Yogya, De MATA trick eye museum didukung Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kadipaten Pakualaman, Korem 072 Pamungkas, Pemerintah Kota Yogyakarta, Dinas Pariwisata DIY, Sekber Keistimewaan DIY, Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia, Bank Bukopin, dan Suzuki Indojaya Motor.***(Teguh R Asmara)