Selasa, 30 Juni 2026   |   Arbia', 14 Muharam 1448 H
Pengunjung Online : 1.133
Hari ini : 19.362
Kemarin : 33.607
Minggu kemarin : 218.136
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

23 januari 2014 04:20

LAM Rohul Usulkan Sultan Zainal Abidin Jadi Pahlawan Nasional

LAM Rohul Usulkan Sultan Zainal Abidin Jadi Pahlawan Nasional

Pasirpangaraian, Raiu - Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Rokan Hulu berencana mengusulkan Sultan Zainal Abidin sebagai Pahlawan Nasional. Sosok keturunan dari Kerajaan Tambusai itu dinilai berjasa semasa perang menentang kolonial Belanda (1887-1930).

Menurut Ketua LAM Rohul Tengku Rafli Armien, usulan Raja Tambusai XVI bernama lengkap Sultan Mohamad Dzainal Abidin sebagai Pahlawan Nasional juga pernah dilakukan Badan Kesejahteraan Sosial (BKS) Riau melalui Seminar Perjuangan Sultan Zainal Abidin dalam Menentang Belanda (1887-1930).

Seminar pada Jumat 30 Desember 2005 silam di Hotel Pangeran, dibuka Asisten II Setdaprov Riau Herliyan Saleh, merupakan rencana pengusulan Sultan Mohamad Dzainal Abidin sebagai salah satu calon Pahlawan Nasional dari Provinsi Riau.

Tengku Rafli mengungkapkan, menurut sejarah, Sultan Zainal Abidin merupakan putra dari Raja Tambusai Sultan Abdul Wahid. Dia lahir dan dibesarkan di Kampung Binuang Sakti dan kini sudah menjadi Desa Rantau Binuang Sakti, Kecamatan Kepenuhan, pada 29 Agustus 1854, dan wafat pada 5 September 1916 di Kediri Jawa Timur dan dimakamkan di sana.

"Sejarah perjuangannya dalam membela negara pada jaman kolonial Belanda sangat besar, sebab itu selayaknya diangkat sebagai Pahlawan Nasional. Jika dia menjadi pahlawan, di Riau akan ada tiga Pahlawan Nasional yakni Tuanku Tambusai dan Sultan Syarif Kasim II," jelas Tengku Rafli.

Diakuinya, pengusulan Sultan Zainal Abidin sebagai Pahlawan Nasional sempat mandeg semasa transisi Bupati Rohul dari Ramlan Zas ke Achmad. Agar keinginan tercapai, saat ini semua persyaratan sedang dilengkapi.

"Salah satu persyaratannya, kami (LAM Rohul-red) sedang menyusun buku tentang Sultan Zainal Abidin dulu. Setelah itu baru kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Riau," ujarnya.

Menurutnya, memang ada beberapa tokoh penting di Rohul yang diangkat sebagai Pahlawan Nasional, namun karena Sultan Zainal Abidin yang tertua, dia lebih dulu diajukan, dan yang lain akan menyusul.

"Saya sendiri sudah pernah ke makamnya di Kediri, Jawa Timur. Dan juru kunci disana siap membantu kami nanti," terang Tengku Rafli yang juga Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohul tersebut.

Sumber: http://www.riauterkini.com


Dibaca : 1.091 kali.

Tuliskan komentar Anda !