Close
 
Kamis, 11 Juni 2026   |   Jum'ah, 25 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 496
Hari ini : 10.481
Kemarin : 58.870
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

20 agustus 2014 06:22

Budaya Nusantara Butuh Kreasi Generasi Muda

Budaya Nusantara Butuh Kreasi Generasi Muda
Ilustrasi

Depok, Jabar - Parade Budaya Nusantara (PBN), diyakini praktisi kebudayaan Baas Cihnosuweko, bisa dijadikan alat pemersatu masyarakat sekaligus kebanggaan bangsa Indonesia khususnya masyarakat Depok sekitarnya.

“Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa keanekaragaman budaya nusantara mampu menumbuhkembangkan rasa memiliki (sense of belonging) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata ketua sanggar tari Ayodya Pala disela-sela gebyar PBN menyambut HUT RI ke-69 di D’Mall, Jalan Raya Margonda.

Dijelaskannya, budaya nusantara tidak semata-mata menampilkan seni tari atau lagu melainkan dilatarbelakangi keteladanan dari sejumlah peristiwa yang mengiringinya. Setiap budaya di Indonesia, katanya, bisa dipastikan mengandung falsafah hidup nenek moyang yang penuh pelajaran. “Yang penting bagaimana generasi muda menyikapi budaya nusantara ini sebagai keluhuran para pendahulu dalam satu kesatuan budaya di Indonesia,” ujar Baas.

Mengenai PBN, ia menerangkan, diselenggarakannya dengan menampilkan beragam seni tari dari banyak daerah, lagu, dan modelling. Di antaranya tari karya kreasi khas Ayodya Pala seperti tari Godeg Ayu, Goyang Amprog, Japin Fitroh, dan Saman.

Menanggapi itu, Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Somad, menyatakan PBN merupakan arti lain dari pemaknaan sebuah kemerdekaan berkreasi dalam budaya nusantara. Alasannya, PBN merupakan kultur kebhinnekaan dari hasil kolaborasi dan modifikasi seni tradisional. “Karenanya, ekspresi budaya nusantara harus terus dilestarikan. Jangan sampai tergerus budaya luar dan terdampak pengaruh negatif,” ujarnya saat menonton PBN.

Sumber: http://poskotanews.com


Dibaca : 1.161 kali.

Tuliskan komentar Anda !