Close
 
Rabu, 29 April 2026   |   Khamis, 12 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 2.716
Kemarin : 22.835
Minggu kemarin : 169.256
Bulan kemarin : 101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

28 agustus 2014 07:51

148 Siswa SMU Indonesia Telusuri Jejak Budaya Bali

148 Siswa SMU Indonesia Telusuri Jejak Budaya Bali
Seorang warga negara Inggris membawakan tarian Legong Keraton dalam gelaran Pesta Kesenian Bali ke-36 di Taman Budaya Art Center, Denpasar, Bali, 29 Juni 2014.

Jakarta - 148 siswa sekolah menengah atas terpilih dari seluruh Indonesia melakukan penelusuran jejak tradisional warisan budaya di Desa Tenganan Pegeringsingan, Kabupaten Karangasem, Bali. Para siswa kemudian menuliskan hasil penelusuran jejak tradisional ini dalam satu makalah yang kemudian akan dibukukan.

"Ini sebagai upaya bukan hanya melestarikan, tapi memberikan pemaparan mengenai identitas budaya asli Indonesia, bukan hanya kulitnya saja," kata Direktur Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Kepercayaan, Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Sri Hartini, Senin, 25 Agustus 2014. (Baca: Bali Alokasikan Rp 132,82 Miliar untuk Beasiswa)

Para siswa ini terbagi dalam 12 kelompok yang digabungkan dari berbagai macam daerah. Mereka dipilih berdasarkan prestasi dan kemampuan menulis serta meneliti yang dilakukan oleh 11 Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) di bawah Direktorat Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi.

"Mereka adalah peserta yang menang pada ajang jejak tradisional daerah yang dilakukan di wilayah pembinaan 11 BPNB," ujar Dewi Indrawati, penanggung jawab kegiatan Jejak Tradisional Nasional.

Daerah-daerah yang ikut dalam kegiatan ini, antara lain, wilayah Kepulauan Riau, Bandung, Aceh, hingga Papua. Hasil karya mereka selain didiskusikan, rencananya juga akan dibukukan. Penelitian dan penulisan laporan terbaik akan mendapatkan hadiah sebagai pemenang.

Sumber: http://www.tempo.co


Dibaca : 1.696 kali.

Tuliskan komentar Anda !