Close
 
Sabtu, 13 Juni 2026   |   Ahad, 27 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 428
Hari ini : 10.248
Kemarin : 18.252
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

31 oktober 2014 07:14

8 Kesenian dan Tradisi Jawa Timur Masuk Warisan Budaya Nasional

8 Kesenian dan Tradisi Jawa Timur Masuk Warisan Budaya Nasional
pagelaran Paju Gandrung Sewu pada Festival Banyuwangi 2013 di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur.

Banyuwangi, Jatim - Delapan jenis kesenian dan tradisi budaya Jawa Timur ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penetapan ini dilakukan di Jakarta pertengahan Oktober lalu, bersamaan dengan penetapan 96 kesenian dan tradisi budaya sebagai warisan budaya takbenda Indonesia.

Delapan kesenian asal Jawa Timur yang masuk sebagai benda warisan budaya takbenda nasional berupa Wayang Topeng (Malang), Syiir Madura  tari Seblang dan Ritual Tumpeng Sewu (Banyuwangi), Ludruk dan Jaran Bodhag (Probolinggo), Topeng Dongkrek (Madiun) dan Upacara Kasada (Tengger).

"Usulan ini disampaikan daerah masing-masing, kemudian ada tim Tim Ahli Warisan Budaya yang menilai dan kemudian ditetapkan," terang Sri Hartini direktur Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Kebudayaan, saat acara dialog budaya di Banyuwangi, (Rabu (30/10/2014).

Hartini mengatakan, penetapan ini ditujukan agar budaya lokal dapat dilestarikan.

Meski sudah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional, Hartini mengatakan, pemerintah daerah  mempunyai kewajiban melakukan proses pelestarian itu.

"Caranya dengan terus melakukan dialog antara budayawan, seniman, akademisi, tokoh adat," ucapnya.

Selain delapan kesenian dan tradisi di atas, Jawa Timur juga menempatkan permainan anak Egrang sebagai Warisan Budaya Takbenda Bersama.

Masuk kategori bersama karena permainan ini juga ada di banyak daerah meski dengan nama-nama yang berbeda.

Sumber: http://www.tribunnews.com


Dibaca : 1.732 kali.

Tuliskan komentar Anda !