Close
 
Sabtu, 13 Juni 2026   |   Ahad, 27 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 523
Hari ini : 10.699
Kemarin : 18.252
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

29 november 2014 02:46

Puluhan Foto Perjalanan Budaya Sentarum Dipamerkan

Puluhan Foto Perjalanan Budaya Sentarum Dipamerkan
Ilustrasi

Jakarta - Sedikitnya 70 foto perjalanan budaya ke Danau Sentarum, Kapuas, Kalimantan Barat dari 10 fotografer muda dipamerkan di Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA) Jakarta.

Kurator pameran, Oscar Matulloh, Jumat petang di Jakarta mengatakan, pameran ini digelar untuk mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dunia terpencil yang ada di Indonesia, dan mengenal secara jelas tanah leluhur dari foto-foto yang ditampilkan.

"Ini bukan hanya sekedar pameran foto, namun ada pesan untuk mengenalkan kepada pengunjung pameran, khususnya anak-anak muda agar belajar budaya secara luas," katanya.

Sebab, kata Oscar, dibalik foto yang dipamerkan ada cerita yang disampaikan yakni bagaimana cara membangun hubungan dengan orang-orang yang di Danau Sentarum.

"Kita berharap kepada masyarakat luas dan fotografer muda yang melihat pameran ini dapat melanjutkan syiar fotografi kepada rekan-rekan lain untuk lebih mengenal budaya dan tanah leluhur Indonesia," katanya.

Ia mengatakan, alasan mengambil tema foto Danau Sentarum karena danau ini dikenal sebagai hamparan banjir terbesar di Asia, dan merupakan satu-satunya danau yang menjadi sumber kehidupan beberapa suku di Kalimantan Barat.

Sementara itu, Direktur Keuangan Perum LKBN Antara, Endah Sri Wahyuni yang membuka pameran mengaku sangat mengapresiasi kegitan pameran foto ini, sebab sebagai pesan jika Antara sebagai kantor berita Indonesia masih terus berusaha maksimal menyiarkan kekayaan Indoensia.

"Pamerian ini harus mendapat apresiasi maksimal, yakni bagaimana Antara sebagai kantor berita terus menyiarkan kekayaan Indonesia atau lingkungan hidup yang menjadi perhatian serius dari pemerintah," katanya.

Salah satu fotografer Soemarno mengatakan, hasil karya foto ini bukan hanya menggambarkan keadaan alam sebenarnya, namun juga mengajarkan pola hidup dari budaya asli di Danau Sentarum.

"Kami mendapat pengetahuan yang lebih dari sekedar belajar memotret, namun bagaimana mengenal lingkungan terpencil, kemudian merangkum dalam buku," katanya.

Sumber: http://www.antaranews.com


Dibaca : 2.102 kali.

Tuliskan komentar Anda !