Close
 
Selasa, 19 Mei 2026   |   Arbia', 2 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 2.744
Kemarin : 25.387
Minggu kemarin : 249.195
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

11 oktober 2007 01:40

Disparbud Kalimantan Timur akan Pertahankan Riam

Disparbud Kalimantan Timur akan Pertahankan Riam
Aktivitas di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.

Sendawar- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Drs Firminus Kunum Msi menyatakan, berupaya semaksimal mungkin untuk menekan semua pihak yang berkeinginan menghancurkan batu-batu riam yang ada di sepanjang Sungai Mahakam. Di antaranya, Riam Udaang dan Riam Panjang. Alasannya, riam-riam itu merupakan aset wisata yang mampu mendatangkan devisa bagi Kubar.

Hal itu disampaikan Kunum menyusul munculnya kembali wacana pengusaha transportasi dan anggota DPRD Kubar untuk membersihkan riam-riam. Alasan pembersihan riam itu untuk memudahkan transportasi  sungai.

"Saya masih ingat ketika saya duduk di kelas 6 SD, kejadian itu sekitar tahun 1960-an. Kapten Tusan berencana menghancurkan riam panjang, namun ternyata setelah dihancurkan,  serpihan batu-batu yang masuk ke sungai langsung membentuk riam-riam baru sehingga membuat dampak baru bagi para pengguna jalur sungai," ujar Kunum ditemui di Hotel Ammar, Kamis (6/10) lalu.

Ke depan, lanjutnya, Disparbud Provinsi akan melakukan pendataan sejumlah obyek wisata yang ada di Kaltim. Hal itu untuk mengetahui potensi apa yang dimiliki tiap kabupaten dan kota.

Lebih jauh dikatakannya, obyek wisata yang dapat dijual dari Kubar, selain obyek wisata budaya, adalah wisata arung jeram. Oleh karena itu, lanjutnya, Disparbud berkomitmen  menyelamatkan ekowisata tersebut. "Obyek wisata itu akan menjadi sumber pemasukan bagi warga hulu Mahakam apabila," katanya.

Sumber : www.tribunkaltim.com
Kredit foto : www.kutaikartanegara.com


Dibaca : 1.971 kali.

Tuliskan komentar Anda !