Senin, 2 November 2026 |Tsulasa', 21 Jum. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 1.749
Hari ini
:
28.060
Kemarin
:
40.758
Minggu kemarin
:
51.501
Bulan kemarin
:
11.429.130
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
20 desember 2014 04:30
Diam-diam Malaysia Contek Jamu Indonesia
Jakarta - Malaysia ternyata meniru jamu Indonesia. Di Negeri Jiran, produk tersebut awalnya disebut sebagai 'obat kampung' tetapi karena semakin populer akhirnya berubah menjadi 'jamu Malaysia'.
"Malaysia menamakan obat tradisionalnya obat kampung. Mereka punya khas sendiri nggak apa-apa. Seperti Tiongkok punya chinese medicine, India namanya ayuveda, sah-sah saja. Tetapi belakangan mereka mulai gunakan nama jamu Malaysia," ungkap Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), Putri K Wardani, saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (19/12).
Menurut Putri, hal itu sulit diterima mengingat Malaysia adalah bangsa Melayu. Padahal asal muasal kata jamu adalah berasal dari bahasa Jawa yang artinya ramuan kesehatan.
"Jamu berasal dari Indonesia, itu yang harus didaftarkan segera. Asal kata jamu itu jampi usodo yang artinya ramuan kesehatan," tuturnya.
Melihat kejadian ini, Putri mendesak pemerintah segera mendaftarkan jamu Indonesia sebagai warisan budaya nasional asli Indonesia di badan PBB, UNESCO. Ia mengaku sudah bertemu dengan Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi M Nasir dan segera akan ditindaklanjuti.
"Minggu lalu kami menghadap Pak Nasir untuk menyampaikan hal ini dan segera mendorong pendaftaran ke UNESCO. Jangan sampai produk kita diklaim negara lain," tegasnya.