Kamis, 30 April 2026 |Jum'ah, 13 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 494
Hari ini
:
10.644
Kemarin
:
22.835
Minggu kemarin
:
169.256
Bulan kemarin
:
101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
12 januari 2015 06:49
Awas….Batik Pekalongan diklaim Vietnam!
Insi Detia, Putri Persahabatan Batik 2014
Malang, Jatim - Batik sebagai warisan budaya ternyata tidak hanya diminati di Indonesia saja. Sebab, di luar negeri banyak negara yang menggandrungi baju batik Indonesia. “Untuk itu kita harus waspada. Sebab, batik Pekalongan sudah diklaim Vietnam. Padahal, batik itu kiriman dari Pekalongan,” ungkap Putri Batik Persahabatan, Insi Detia, di Malang, Minggu (11/1/2015).
Insi Destya mengaku mengetahui batik Pekalongan diklaim Vietan, justru saat berkunjung ke negara tersebut. Menurut Insi Detia yang jadi pemateri dalam Dialog Budaya bertajuk “Budaya di Tepi Jurang”, yang digelar HMI Cabang Malang, Vietnam memproklamirkan batik Peklalongan sebagai resmi kenegaraannya.
“Terus terang saya kaget dan sedih melihat kondisi tersebut. Sebab, saya tahu persis batik yang mereka pakai dikirim dari Pekalongan,” katanya.
Makanya, di berjanji akan membawa kasus tersebut ke Kementerian Perindustrian dan Pariwisata. Sebab, persoalan itu sudah menyangkut kenegaraan. “Jadi setelah dari sini, kami akan menggelar diskusi di Jakarta. Dalam dskusi yang melibatkan kementerian itu akan saya laporkan masalah Vietnam yang mengklaim batik Pekalongan sebagai baju resmi kenegaraannya,” papar dia.
Dia sangat berkeyakinan, Vietnam akan mendapat teguran dari pemerintah Indonesia. “Teguran itu saya yakin akan menyadarkan Vietnam. Sebab, kalau mereka ditegur pasti malu,” katanya.