Kamis, 30 April 2026 |Jum'ah, 13 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 514
Hari ini
:
10.694
Kemarin
:
22.835
Minggu kemarin
:
169.256
Bulan kemarin
:
101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
19 januari 2015 06:51
38 SKPD Pemprov Ikut Lomba Fashion Busana Batik
Ilustrasi: Pameran UKM di Plaza Mulia Samarinda menampilkan batik khas Kaltim.
Samarinda, Kaltim - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memasyarakatkan batik khas daerah melalui Lomba Fashion Busana Kerja Batik Kaltim yang diikuti wakil dari 38 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Batik merupakan warisan leluhur yang terus mewarnai sejarah dan budaya bangsa. Motif dan corak batik pun terus berkembang dari zaman ke zaman, termasuk batik khas Kaltim," kata Asisten Administrasi Umum Sekretariat Pemprov Kaltim, Meilina kepada Antara, Jumat (16/1).
Meilina mengatakan hal itu saat pembukaan Lomba Busana Kerja Batik Kaltim yang dilaksanakan di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim.
Di Indonesia, lanjut Meilina, pakaian batik digunakan sebagai busana dalam upacara resmi. Bahkan batik Indonesia sudah diakui di dunia sebagai warisan budaya yang ditetapkan oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009.
Menurut dia, dengan ditetapkannya batik Indonesia sebagai warisan budaya oleh PBB tersebut maka hal ini merupakan tantangan bagi semua pihak untuk lebih kreatif dan terus berinovasi dalam pengembangan batik agar semakin menarik.
Dalam lomba tersebut, Isabella Sukma Putri peserta dari Biro Humas dan Protokol Pemprov Kaltim berhasil menjadi juara I kategori busana kerja wanita,juara II Arinda Ginnyza Wistir dari Biro Hukum, juaraIII Mardiany dari Balitbangda Kaltim.
Menurut Ketua Panitia Lomba Fashion Busana Kerja Batik Kaltim Syarifah Alawiyah, kegiatan itu diikuti 38 SKPD di Kaltim dimanamasing-masing SKPD mengirimkan satu peserta.