Kamis, 3 September 2026 |Jum'ah, 20 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini
:
4.414
Kemarin
:
25.579
Minggu kemarin
:
32.264.566
Bulan kemarin
:
43.463.948
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
06 april 2015 09:21
“Tanjungpinang Bedelau nan Memukau”
Tanjungpinang, Kepri - Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Tanjungpinang menggelar Festival kesenian. Selain sebagai ajang hiburan, festival tersebut juga merupakan program yang bertujuan untuk menjaga kesadaran masyarakat akan kebersihan kota, adapun judul yang diambil untuk festival tersebut yakni ‘Bedelau’. Bedelau dalam bahasa Melayu berarti bersih/cantik, dapat juga diartikan sangat bersih (kinclong). Acara launching berlangsung di lapangan Pamedan kota Tanjungpinang Sabtu,(4/4).
Acaraini dimeriahkan oleh dua artisIndonesia Idol, yaitu Ikhsan dan Wenda. Selain mengisi acara tersebut, Wenda Idol didapuk sebagai duta pariwisata Kota yang dipimpin oleh H lis Darmansyah dan Wakil Wali Kota H Syahrul. Kegiatan yang diisi pertunjukan seni ini juga menampilkan adegan-adegan sejarah Tanjungpinang. Keseluruhan adegan tersebut dikemas secara menarik oleh sanggar Seni Sanggam. Selain kesenian Melayu ditampilkan juga kesenian-kesenian dari kebudayaan lainnya secara medley yakni Minang, Jawa, Batak dan Papua. Tidak ketinggalan juga kesenian Tionghoa Naga dan Barongsai.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Dan Budaya kota Tanjungpinang, Juramadi Esram, festival ini sejalan dengan visi misi Wali Kota, yaitu Tanjungpinang yang sejahtera, berakhlak mulia dan berwawasan lingkungan dengan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel dan melayani. Juramadi juga menegaskan ”Kita ingin Tanjungpinang yang bersih, indah, aman, damai bagi wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal ini bukan hanya tanggungjawab pemerintah tapi tanggungjawab bersama”.
Dalam sambutannya, Juramadi juga menambahkan,menurut data tahun 2014 jumlah kunjungan wisatawan ke kota Tanjungpinang mencapai 200 ribu orang, sementara target untuk tahun ini 300 ribu orang. Dengan letak yang strategis berada pada kawasan perbatasan dengan Malaysia dan Singapura, serta memiliki beberapa destinasi wisata unggulan, diantaranya Pulau Penyengat (peninggalan Kesultanan Melayu Riau-Lingga), makam Raja Ali Haji, Patung 1000 Budha, wisata pantai dan lainnya, Kota Tanjungpinang diharapkan dapat mengambil kesempatan untuk menjadi salah satu tujuan wisata andalan dikawasan Indonesia bagian Barat dan mampu mensejajarkan diri dengan kawasan wisata lainnya di Indonesia.***(Oki Koto)