Close
 
Kamis, 11 Juni 2026   |   Jum'ah, 25 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 6.043
Kemarin : 20.067
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

09 mei 2015 05:59

UII Gelar Wayang Kulit sebagai Pendidikan Kultur


Ilustrasi

Yogyakarta - Universitas Islam Indonesia Yogyakarta menggelar pertunjukan wayang kulit sebagai bagian dari proses pendidikan kultur di lingkungan kampus tersebut.

"Berbeda dengan penyelenggaraan kegiatan milad periode sebelumnya, pada Milad Ke-72 Universitas Islam Indonesia (UII) digelar pertunjukan wayang kulit dengan dalang Ki Enthus Susmono," kata Wakil Rektor I UII Ilya Fadjar Maharika di Yogyakarta, Jumat.

Pada pembukaan pagelaran wayang kulit dalam rangka Milad Ke-72 UII, ia mengatakan pertunjukan tersebut mengangkat lakon Makrifat Dewa Ruci. Lakon tersebut selaras dengan tema Milad Ke-72 UII, yakni "Membangun Tradisi Keteladanan Menuju Indonesia Madani".

"Lakon yang diambil dalam pagelaran wayang kulit itu selaras dengan tema Milad Ke-72 UII, di mana universitas memiliki beberapa peran di antaranya universitas berperan memproduksi lulusan dan pengetahuan," katanya.

Dalam konteks itu, kata dia, pengetahuan bukan hanya yang disirkulasikan oleh para sarjana, tetapi juga pengetahuan yang bisa diterapkan. Dalam hal ini, yang sering dilupakan adalah bagaimana membangun keteladanan.

Menurut dia, dalam lakon tersebut keteladanan ditunjukkan oleh tokoh wayang Bima. Bima merupakan salah satu tokoh Pandawa.

"Selain itu, cerita yang disampaikan dalam lakon tersebut dapat dikatakan sebagai cerita asli Jawa, bukan cerita impor," kata Ilya.

Pagelaran wayang kulit Makrifat Dewa Ruci yang juga dimeriahkan seniman Yogyakarta Marwoto Kawer itu disaksikan ratusan orang terdiri atas sivitas akademika UII dan warga di sekitar kampus tersebut.

Sumber: http://www.antaranews.com


Dibaca : 2.930 kali.

Tuliskan komentar Anda !