Close
 
Minggu, 14 Juni 2026   |   Isnain, 28 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 128
Hari ini : 7.076
Kemarin : 18.545
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

30 sepember 2015 07:17

Gelar Tari Betawi, Melestarikan Budaya Lokal untuk Generasi Muda

Jakarta - Untuk menumbuhkan kecintaan kawula muda terhadap budaya tari betawi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta melalui Bidang Sumber Daya Kebudayaan sukses menggelar Lomba Cipta Karya Tari Betawi di Pusat Budaya Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pekan lalu. Lomba yang diikuti 30 sanggar dari seluruh wilayah Jakarta itu berhasil memilih tiga pemenang di antaranya Sanggar Cipta Budaya menjadi pemenang pertama, pemenang kedua dan ketiga adalah Sanggar Setu Babakan dan SBK. Nantinya pemenang utama akan diikutsertakan di tingkat nasional mewakili DKI Jakarta pada 3-5 Oktober 2015, yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kabid Sumber Daya Kebudayaan, Asiantoro menjelaskan Lomba Cipta Karya Tari Betawi merupakan rangkaian kegiatan rutin Disparbud DKI dalam upaya melestarikan dan pengembangan budaya betawi sebagai budaya lokal.

“Lomba Cipta Karya Tari Betawi ini mengemas banyak kreasi koreografi yang diciptakan untuk membuat tari Betawi menjadi semakin bervariasi. Dengan adanya Perda pelestarian budaya Betawi yang sebentar lagi akan diketok palu, bisa membuat banyak manfaat ke depannya, di antaranya membuka peluang kerja bagi para seniman budaya,” kata Asiantoro.

Pemprov DKI telah memiliki sejumlah program pelestarian budaya lokal yang diharapkan budaya betawi semakin dicintai masyarakatnya, terutama anak muda. “Untuk lomba ini, sebelumnya para peserta yang terdiri dari banyak sanggar menjalani workshop terlebih dahulu, lalu mempersiapkan tarian untuk ikut lomba ini,” ujarnya.

Asiantoro menambahkan, pelombaan tarian lokal menjadi aset karya murni dalam upaya perlindungan, pelestarian dan pengembangan budaya lokal. Kawula muda Jakarta harus mencintai budayanya sendiri. Menurutnya, tarian merupakan salah satu budaya yang bisa dicintai para anak muda zaman sekarang, apalagi jika dikolaborasikan dengan berbagai koreografi yang membuat tarian menjadi berkembang indah.

Sumber:  http://www.koran-jakarta.com


Dibaca : 2.075 kali.

Tuliskan komentar Anda !