Close
 
Kamis, 30 April 2026   |   Jum'ah, 13 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 5.255
Kemarin : 24.716
Minggu kemarin : 169.256
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

17 oktober 2015 06:50

Pawai Budaya Semakin Meriahkan Festival Timoresia 2015

Jakarta - Masih dalam serangkaian acara Festival Timoresia yang telah digelar sejak Senin (12/10) silam, pawai budaya semakin memeriahkan festival ini.

Diikuti oleh seribu peserta, pawai budaya sukses menggabungkan keberagaman budaya di kawasan perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.

"Peserta yang ikut dalam pawai ini berasal dari warga Atambua dan Timor Leste," kata Pius Fahik selaku koordinator pawai budaya dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.idKamis (15/10).

Selain masih dalam serangkaian acara Festival Timoresia 2015, kegiatan ini juga bertujuan menjalin kerjasama baik diantara dua negara yang berada di daerah perbatasan.

"Pawai budaya ini merupakan upaya menciptakan dan meningkatkan hubungan antara Atambua, yaitu Indonesia dengan Timor Leste," kata dia menambahkan.

Pawai budaya berlangsung sekitar pukul empat sore waktu setempat. Diikuti oleh pelajar, masyarakat umum Atambua dan Timor Leste yang membawa keberagaman budaya daerah masing-masing.

Pawai yang selesai pukul 18.00 tersebut dimulai dari Lapangan Umum Kota Atambua yang melintasi pertokoan, persimpangan tiga, kemudian melewati simpang lima dan kembali ke Lapangan Umum Kota Atambua Nusa Tenggara Timur.

Festival Timoresia 2015 dihelat pada 12 hingga 15 Oktober 2015. Ajang yang memasuki tahun ke-7 penyelenggaraanya ini berlangsung di Atambua, Nusa Tenggara Timur. Festival ini melibatkan masyarakat dari dua negara di perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Pelbagai kegiatan digelar mulai dari Lari Atambua 10k, Karnaval Budaya serta tidak ketinggalan pameran produk-produk lokal Timor Leste dan Indonesia.

Kegiatan ini dapat mempromosikan NTT khususnya Atambua dan wilayah perbatasan dan sekitarnya, menjalin hubungan kekerabatan antara Indonesia dan Timor Leste, menciptakan kegiatan tetap tahunan di kawasan wilayah perbatasan, meningkatkan pergerakan kunjungan wisata serta melestarikan budaya dan menggali kembai sejarah. Serta meningkatkan hubungan persahabatan dan kerjasama antara kedua negara terutama dibidang kebudayaan dan pariwisata.


Dibaca : 1.573 kali.

Tuliskan komentar Anda !