Close
 
Minggu, 26 April 2026   |   Isnain, 9 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 395
Hari ini : 11.045
Kemarin : 23.172
Minggu kemarin : 7.342.256
Bulan kemarin : 101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

18 november 2015 01:25

Bali Juara Umum Pawai Budaya Nusantara

Jakarta - Duta kesenian dari Provinsi Bali berhasil meraih juara umum dalam Pawai Budaya Nusantara bertajuk "Karnaval Keprajuritan Nusantara" yang dilaksanakan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

"Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita, di tengah potensi Bali memang dari sektor budaya dan SDM-nya yang terus berkreativitas. Apalagi Bali baru pertama kali ikut serta dalam karnaval yang diikuti oleh berbagai perwakilan provinsi di Tanah Air," kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Putu Beratha, di Denpasar, Selasa, 17 November 2015.

Dalam pawai budaya yang telah dilaksanakan 15 November 2015, Bali diwakili oleh Sanggar Seni Paripurna dan Sanggar Ceraken, Kabupaten Gianyar, dengan menampilkan garapan karya seni tari dan karawitan iringan bertajuk Tari Prajurit Barabatu.

Garapan tersebut menggambarkan kegigihan Prajurit Barabatu yang merupakan cikal bakal kekuatan pasukan Bali di bawah pimpinan Maha Patih Kebo Iwa. "Seperti kita ketahui, dalam mengemban tugas sebagai abdi Kerajaan Bedahulu dulu, pasukan tersebut telah bersatu padu, berjuang, rela berkorban untuk mewujudkan Sumpah Palapa demi bersatunya Nusantara dan tegaknya NKRI," ucapnya.

Dalam konteks kekinian, ujar dia, lewat garapan tersebut Bali ingin membawa pesan bahwa rakyat harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, terutama hal ini harus dipahami oleh generasi muda. Di samping itu, pengorbanan yang telah dilakukan oleh para pendahulu harus dilanjutkan dengan mengisi pembangunan.

"Garapan tari yang ditampilkan dalam festival dikemas dengan sentuhan kreasi baru kekinian yang terinspirasi dari gerak-gerak tarian perang, pencak silat, dan diiringi gamelan bebonangan, gong kebyara, serta semara pagulingan," ujarnya.

Dewa Beratha mengemukakan, Bali berhasil meraih juara umum karena mendapatkan beberapa predikat terbaik dalam karnaval tersebut, seperti penyaji atraksi terbaik, penyaji arak-arakan terbaik, penyaji tata rias dan busana terbaik, juga masuk dalam lima penyaji unggulan.

Atas keberhasilan meraih juara umum, Bali memperoleh piagam penghargaan dan piala tetap dari Direktur Utama TMII, serta piala bergilir Panglima Tentara Nasional Indonesia.

"Bali yang diwakili oleh salah satu sanggar, sekaligus kami ingin menggugah sanggar-sanggar kesenian yang ada di Bali agar terus berprestasi dan mengikuti perkembangan kesenian," ujar Dewa Beratha.

Sumber:  http://nasional.tempo.co


Dibaca : 918 kali.

Tuliskan komentar Anda !