Close
 
Senin, 15 Juni 2026   |   Tsulasa', 29 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 4.471
Kemarin : 17.248
Minggu kemarin : 184.896
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

12 januari 2016 01:05

Bahasa Arab Perkaya Kosakata Bahasa Indonesia

Jakarta - Guru besar UGM Prof Syamsul Hadi dalam "Bahasa Arab dan Khazanah Sastra Keagamaan di Indonesia" jurnal Humaniora No II tahun 1995, menambahkan, bahasa Arab telah menjadi bagian dari ekspresi kebudayaan dan peribadatan umat Islam di nusantara.

Nama-nama hari dalam bahasa Indonesia meminjam kosakata bahasa Arab. Dalam istilah keagamaan, dikenal istilah syahadat, shalat, zakat, haji, rukun, syarat, doa, wahyu, sunah, makruh, halal, haram, mubazir, azan, amal, hidayah, sabar, tawakal, dan sebagainya.

Bahasa ini berperan memperkaya khazanah perbendaharaan kata bahasa Indonesia, baik di bidang agama, sastra, filsafat, hukum, politik, maupun ilmu pengetahuan. Kosakata Arab tersebut diserap dalam bahasa Melayu yang kemudian menjadi lingua franca dan bahasa nasional Indonesia. Dalam penyerapan itu, turut masuk ide atau konsep-konsep Islam mewarnai kondisi sosial politik, ekonomi, budaya, dan sistem ketatanegaraan Indonesia.

Syed Muhammad Naquib Al Attas dalam Sejarah dan Kebudayaan Islam dalam Bahasa Melayu, menyebut penyerapan bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia ini sebagai proses Islamisasi bahasa. Yang diserap ke dalam bahasa Melayu tidak hanya kosakata teknis, tapi juga konsep atau kata kunci dalam Islam.

Islamisasi bahasa membawakan kata-kata penting Arab Qurani dalam semua bahasa Islam yang memancarkan pandangan alam Islam serta menyatukan dasar-dasar akidah, akhlak, dan perundangan mereka. Contohnya, istilah Allah, nabi, rasul, ilmu zikir, fikir, hikmah, malaikat, dunia, akhirat, kalam, kertas, dakwah, adil, akhlak, dan hukum.

Bahkan, kata Al Attas, proses Islamisasi bahasa ini di tempat tertentu bisa melahirkan bahasa yang dahulunya belum ada seperti bahasa Urdu yang sekarang menjadi bahasa resmi Pakistan.

Sumber:  http://khazanah.republika.co.id


Dibaca : 1.298 kali.

Tuliskan komentar Anda !