Senin, 15 Juni 2026 |Tsulasa', 29 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 879
Hari ini
:
13.565
Kemarin
:
19.032
Minggu kemarin
:
184.896
Bulan kemarin
:
9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
25 juni 2016 06:50
PHBI Kundur Semarakkan Lagi Lomba Lampu Colok
Batam, Kepri - Menyemarakan malam ke 27 bulan suci Ramadan 1437 H, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Kundur akan mengadakan lomba lampu colok. Dengan digelarnya lomba lampu colok, PHBI berharap bisa diikuti oleh masing-masing lingkungan di Kecamatan Kundur.
Koordinator lomba lampu colok, Surawan menyebutkan, lomba lampu colok kembali dihidupkan dalam rangka memeriahkan malam tujuh likuran, dan Hari Raya Idul Fitri. “Jika ingin menjadi peserta lampu colok, masyarakat bisa langsung menghubungi panitia 0812 7719 3880 dan 0852 6484 1001. Peserta tidak akan dikenakan biaya oleh panitia,” kata Surawan, Kamis (23/6).
Lebih lanjut Surawan mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk melestarikan budaya Melayu dan membina pemuda agar menjadi generasi pemuda yang kreatif serta menguatkan silaturahmi dengan masyarakat. Dalam lomba ini, pihaknya akan memberikan hadiah kepada pemenang lampu colok.
“Bagi pemenang nantinya, kita akan berikan penghargaan berupa sertifikat dan uang tunai. Selain lomba lampu colok, di malam 1 Syawal, kita akan gelar pawai takbir keliling untuk memeriahkan malam takbiran yang juga akan diberikan penghargaan serta uang tunai. Membina Pemuda Kreatif dan Menguatkan Silaturahmi,” sebutnya.
Surawan menjelaskan beberapa kriteria menjadi dasar penilaian pada hari pelaksanaan. Mulai malam 27 Ramadan hingga malam lebaran.
“Seperti penilaian dari sisi bangunan, yang kita nilai dari kekokohan bangunan, letaknya tidak membahayakan atau menggangu aktivitas pengguna jalan, kreatifitas masyarakat dalam membentuk bangunan lampu colok tersebut,” papar Surawan.
Sedangkan untuk penilaian keamanan, meliputi lebar kontruksi gerbang baik dari sisi kiri dan kalan jalan itu sekitar 1 meter, dan kebersihan di sekitar kontruksi menara (gerbang) harus minimal 90 persen menggunakan lampu colok selebihnya dapat menggunakan lampu lainnya. Lokasi yang mudah dijangkau oleh panitia, serta tema dari gerbang lampu colok tersebut.
“Nantinya penilaian akan dilakukan sesuai jadwal yang akan ditentukan panitia dan peserta wajib menghidupkan lampu coloknya dan nantinya akan ada penilaian ekstra pada malam 1 Syawal dan seluruh peserta harus menghidupkan lampu coloknya,” jelasnya lagi.