Selasa, 26 Mei 2026   |   Arbia', 9 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 761
Hari ini : 14.826
Kemarin : 23.907
Minggu kemarin : 221.971
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

19 agustus 2016 12:10

Besok Kirab Budaya, Lusa Pembukaan Erau

Tenggarong, Kaltim - Sabtu (20/8) besok, Kirab Budaya mengawali Erau Adat Kutai dan Internasional Folk Arts Festival (EIFAF) akan digelar, dimulai dari halaman sekretariat Gerbang Raja Timbau dan finish di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

”Kirab Budaya ini akan diikuti sanggar seni dan paguyuban yang ada di Kukar, serta delegasi kesenian mancanegara yang berpartisipasi memeriahkan EIFAF tahun ini,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kukar Sri Wahyuni, Kamis (18/8).

Kemudian pada Minggu (21/8) pukul 10.30 Wita akan dilaksanakan seremonial pembukaan EIFAF 2016, di Stadion Rondong Demang Tenggarong. Pada pembukaan EIFAF, ini akan dimeriahkan dengan parade peserta EIFAF, tarian keraton, live musik tradisional, dan tarian massal.

Sebelum seremoni pembukaan EIFAF, di hari yang sama sekira pukul 09.00 Wita, akan dilaksanakan prosesi adat Mendirikan Ayu tanda dimulainya Erau oleh pihak Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di Keraton atau Museum Mulawarman, Tenggarong.

Sedangkan pembukaan Expo EIFAF 2016 akan dilaksanakan pukul 13.30 Wita, di Kompleks Olahraga Aji Imbut, Tenggarong Seberang.

Pada pelaksanaan EIFAF kali ini, pengunjung bisa menyaksikan kegiatan sakral oleh kesultanan di Keraton atau Museum Mulawarman, sebagai rangkaian acara inti pelaksanaan Erau.

Selain itu, banyak kegiatan unik dan menarik lainnya, di antaranya festival seni tradisi Kutai, upacara adat pedalaman dan orkestra mini tradisional, green Tenggarong, dan lomba foto, dan Beseprah.

Kemudian ada lomba permainan tradisional dan lomba perahu naga serta lomba pacu perahu motor (ces), serta kegiatan Erau expo dan bazar rakyat.

EIFAF juga dimeriahkan 72 kesenian lokal. Mereka akan tampil bergantian tiap hari dengan tim kesenian dari sembilan negara yang ikut memeriahkan EIFAF, dan beberapa kesenian dari kabupaten/kota di Kaltim lainnya.

“Even-even tersebut tentunya sangat menarik untuk disaksikan,” ungkap Sri.

Sumber: http://www.korankaltim.com


Dibaca : 976 kali.

Tuliskan komentar Anda !