Close
 
Selasa, 26 Mei 2026   |   Arbia', 9 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 748
Hari ini : 13.882
Kemarin : 23.907
Minggu kemarin : 221.971
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

03 sepember 2016 07:34

FKY Bantul Angkat Potensi Budaya Lokal

Bantul, Yogyakarta - Bergada, pasukan prajurit Jawa termasuk prajurit wanita menyemarakkan Pawai Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) #28 di Bantul, Kamis (1/9) sore. Berada di urutan paling depan pasukan bergada berbaris rapi diselingi aba-aba dari masing-masing komandan pasukan dengan bahasa Jawa. Barisan selanjutnya tokoh-tokoh pewayangan dari Pandawa, Ramayana, juga sosok buto-buto (raksasa),  serta punokawan yang berbaris dan berjoget dengan iringan musik tradisional khas reog, jathilan, gejhog lesung dan lainnya.

Sebanyak  17 kecamatan di Bantul masing masing mengirimkan 2 kontingen hingga total ada 34 peserta kelompok seni menunjukkan potensi seni dan budaya dari daerah masing-masing. "Saat ini banyak budaya asing yang menyerbu bangsa kita dengan pengaruh yang tidak sesuai kepribadian bangsa. Bahkan ada yang merasa budaya dari luar lebih baik, gelaran FKY Kabupaten Bantul membawa semangat untuk mempertahankan kekayaan budaya bangsa yang luhur<" ungkap Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih saat melepas peserta pawai.

Menurutnya, budaya yang tidak sesuai karakter bangsa Indonesia bisa menghilangkan kepribadian dan jati diri bangsa yang pada akhirnya melemahkan masyarakat karena pembodohan. "Jangan sampai Wong Jowo Ilang Jawane, sudah kehilangan identitas jadi lupa diri yang tertinggal hanya kebodohan, maka melalui kegiatan ini (FKY) bisa memunculkan kreatifitas sesuai budaya yang ada, dan memperkokoh jati diri bangsa yang memenuhi karakter Indonesia," tegas  Abdul Halim.

Sementara Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul, Dodik Koeswardono menyebutkan gelaran FKY Bantul 2016 ini dibagi dalam tiga wilayah, yaitu Pleret, Piyungan, Banguntapan, Dlingo dan Imogiri (Wilayah Timur) akan dipusatkan di Dlingo 2-3 September 2016, kemudian Bambanglipuro, Bantul, Jetis, Sewon, Kretek dan Pundong (Wilayah Tengah) dipusatkan di Jetis 3-4 September 2016, dan Wilayah Barat terdiri dari Pandak, Sedayu, Pajangan, Srandakan, Sanden dan Kasihan, pusat pelaksanaannya di Sedayu, 6-7 September 2016.

"Masing-masing kecamatan akan mementaskan kesenian khas daerah yang dilaksanakan 2 hari, beragam kesenian akan ditampilkan seperti reyog, jathilan, gejog lesung, kethoprak, bazaar, kerajinan, serta kuliner khas Bantul, gelaran FKY Bantul dapat mendorong pelaku seni di Bantul  berkreasi dan mementaskan kesenian, sehingga seni budaya di Bantul semakin berkembang dan dikenal masyarakat luas," papar Dodik.

Sumber: http://krjogja.com


Dibaca : 1.862 kali.

Tuliskan komentar Anda !