Minggu, 16 Agustus 2026 |Isnain, 2 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 80
Hari ini
:
8.112
Kemarin
:
43.662
Minggu kemarin
:
179.363
Bulan kemarin
:
11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
06 sepember 2016 08:59
Kesenian Reog dan Kuda Lumping Perlu Dilestarikan
Pangkalpinang, Babel - Seni budaya Reog dan tari Kuda Lumping perlu dilestarikan. Kehadiran reog dan kuda lumping merupakan bentuk keragaman budaya bangsa yang ada di wilayah Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam menampilkan seni budaya ini, masyarakat Jawa yang menetap di Pangkalpinang, Sungailiat dan Koba menampilkan tari kuda lumping dan reog keliling di sekitar Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Sabtu (3/9/2016).
Adapun kelompok Reog dari Koba dan Sungailiat serta tari kuda lumping dari Pangkalpinang melakukan atraksi dihadapan penasihat Seni Budaya Mekar Budoyo, AKBP Heru Budi Prasetyo dan Sekretaris Seni Budaya Mekar Budoyo Hardjono.
Selanjutnya tiga kelompok seni budaya ini melakukan keliling di Pangkalpinang.
Penampilan dua kelompok rego dan satu kelompok tari kuda lumping menjadi perhatian masyarakat yang lalulalang di sekitar Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang.
Menurut AKBP Heru Budi Prasetyo yang sehari-hari sebagai Kapolres Pangkalpinang, agar Seni budaya reog dan tari kuda lumping perlu dilestarikan.
Keberadaan seni budaya dari Jawa akan menambah keragaman di Pangkalpinang.