Minggu, 23 Agustus 2026 |Isnain, 9 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 916
Hari ini
:
14.734
Kemarin
:
20.520
Minggu kemarin
:
178.006
Bulan kemarin
:
11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
29 oktober 2007 01:59
Kongres Cerpen V di Banjarmasin
Banjarmasin- Perhelatan para cerpenis, Kongres Cerpen Indonesia (KCI) V, berlangsung di Banjarmasin, 26-28 Oktober 2007. Acara pembukaan, 26 Oktober 2007, pukul 19.30, di Gedung Balairung Sari, Taman Budaya Kalsel, dimeriahkan pentas musik panting oleh Grup Kambar Kamanikan, tari Baksa Kembang oleh Grup Perpekindo, sambutan Gubernur Kalimantan Selatan, pembacaan cerpen oleh Hamsad Rangkuti, dan orasi budaya oleh Ketua Dewan Kesenian Kalsel Madihin oleh Syakrani SAg. Dua hari berikutnya diisi diskusi, work shop penulisan cerpen, sidang pembentukan Komunitas Cerpenis Indonesia, pertunjukan baca cerpen, musikalisasi puisi, dan pergelaran sastra lisan Banjar Lamut. Para pembicara diskusi, antara lain Lan Fang, Korie Layun Rampan, Jamal T Suryanata, Agus Noor, Trianto Tiwikromo, Ahmadun Yosi Herfanda, Katrin Bandel, Saut Situmorang, dan Nirwan A Arsuka. Kongres akan ditutup Ahad malam, 28 Oktober, dengan pesta baca cerpen.
Peluncuran Buku Cerpen Samin
Buku kumpulan cerpen Samin karya Kuspriyanto Namma akan diluncurkan secara serentak di 14 kota di Indonesia pada Selasa, 30 Oktober 2007. Ke-14 kota tersebut adalah Surabaya, Probolinggo, Lamongan, Ponorogo, Ngawi, Surakarta, Kudus, Purworejo, Purbalingga, Cilacap, Yogyakarta, Cilacap, Serang, Jakarta, dan Jambi. Buku yang memuat 10 cerpen terbaik Kuspriyanto Namma yang ditulis 1996-2007 ini diterbitkan oleh Gerilya Peradaban dengan maksud untuk merenkonstrukis perlawanan kaum Samin terhadap penjajah.
Di Banten buku cerpen Samin akan diluncurkan oleh Komunitas Sastra Indonesia (KSI) Banten, berkerja sama dengan Teater Anonimus, dan Jurnal Boemipoetra. Acara peluncuran akan berlangsung pada Selasa, 30 Oktober, pukul 13:00 WIB, di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Provinsi Banten, Jl Saleh Baimin No 6 Serang. “Acara peluncuran akan dimeriahkan pentas monolog dan pembacaan cerpen oleh Teater Anonimus,” kata Gito Waluyo, ketua KSI Banten.
Pentas Malam Jahanam
Sanggar Mentaya Estetika, pemenang festival teater sewilayah Kodya Jakarta Pusat 2007, akan mementaskan drama Malam Jahanam karya Motinggo Busye. Pementasan akan diadakan pada Minggu, 28 Oktober 2007, pukul 20.00 WIB, di Sanggar Baru Taman Ismail Marzuki (TIM). Berikutnya, Selasa, 30 Oktober 2007, pukul 20.00 WIB, pementasan akan diadakan di Gedung Mis Tjitjih, Jakarta.
Menurut Akhmad Sekhu, humas Sanggar Mentaya Estetika, pementasan ini disutradarai oleh Imam Ma`arif, dengan para pemain Idris Senopati (Mat Kontan), Ujang GB (Soleman), Miranti (Paijah), Ahmad Nur (Utay), dan Jaelani (Pak Pijat). Juga didukung Ahmad Nur (penata artistik), Iif Nada, Yogi KW, dan Jora (penata musik), Ipur Wangsa (penata cahaya), Jaelani (penata busana), Santoso Amin (penata rias), dan Satria (properti).
Pentas Seni-Sastra Bulan Bahasa 2007
Dalam rangka Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober) Pusat Bahasa Depdiknas mengadakan Bulan Bahasa dan Sastra 2007 dengan berbagai acara menarik. Salah satunya adalah Pentas Seni dan Sastra. Menurut Ketua Pelaksana Pentas Seni dan Sastra, Dra Dad Murniah MHum, acara ini akan diisi beberapa kegiatan pementasan, seperti pentas baca puisi, baca cerpen, teater, musikalisasi puisi, dan tari modern.
Pentas Seni dan Sastra ini akan dilaksanakan di Pusat Bahasa Depdiknas, Jl Daksinapati Barat, Rawamangun, Jakarta, pada 5-7 November 2007, pukul 10.00-22.00 WIB. “Pentas seni dan sastra ini diadakan sebagai wujud kepedulian dan komitmen Pusat Bahasa untuk mengembangkan minat dan apresiasi masyarakat terhadap sastra,” kata Dad Murniah.
Bagi perorangan dan kelompok kesenian yang berminat tampil dalam acara ini dapat menghubungi Panitia di telepon 021-4706287 dan 4896558. Untuk teater, berdurasi pertunjukan 60 menit. Setiap kelompok teater akan diberi kesempatan tampil satu kali. Panitia menyediakan properti panggung yang standar, seperti kain latar panggung berwarna hitam, level, tata lampu, dan sound system.