Close
 
Senin, 24 Agustus 2026   |   Tsulasa', 10 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 1.707
Hari ini : 20.346
Kemarin : 20.558
Minggu kemarin : 178.006
Bulan kemarin : 11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

15 november 2007 02:06

Indonesia Jangan Menerima `Rasa Sayange` Sebagai Milik Bersama

Medan- Antropolog Prof. Dr. Hj. Chalida Fahruddin meminta pemerintah Indonesia tidak menerima begitu saja lagu "Rasa Sayange" menjadi milik bersama bangsa Melayu Indonesia-Malaysia.

"Penyelesaian masalah itu harus dibicarakan pada forum bersama yang resmi antara pemerintah Indonesia dan negara jiran itu," katanya kepada ANTARA di Medan, Rabu, ketika menanggapi pernyataan pejabat resmi Malaysia yang mengatakan lagu tersebut milik bersama kedua negara.

Menurut Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara itu, peryataan pejabat negara tetangga yang mengklaim lagu "Rasa Sayange" milik bersama itu harus diprotes oleh pemerintah Indonesia.

"Apa dasarnya pemerintah Malaysia yang menyebutkan lagu ciptaan seniman Indonesia itu sebagai milik bersama. Pernyataan ini harus menjadi pertimbangan bagi pemerintah Indonesia, jangan seenaknya negara itu mencatut lagu dan menjadikannya milik bersama," katanya menegaskan.

Selanjutnya ia menjelaskan, bila kasus lagu "Rasa Sayange" tidak dapat diselesaikan dengan baik, dikhawatirkan lagu-lagu daerah lain juga akan mengalami nasib yang sama.

Sehubungan itu, menurut dia, pemerintah Indonesia harus menyikapi dengan tegas.

Sumber : Antara News


Dibaca : 1.225 kali.

Tuliskan komentar Anda !