Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
26 november 2007 02:48
Parepare Ciptakan Rekor MURI Baca Puisi
Screenshot Website MURI (Museum Rekor Indonesia)
Parepare– Kota Parepare, berhasil menciptakan rekor di Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai pembaca puisi terbanyak.Rekor dicapai karena pembacaan puisi melibatkan 10.000 pelajar di sepanjang tiga kilometer di Pantai Mattirotasi Parepare, kemarin.
Manajer Muri, Paulus Pangka, mengatakan, keberhasilan Parepare meraih rekor Muri disebabkan, pembacaan puisi merupakan hal spesifik yang tidak pernah dilakukan daerah lain. “Kalau pembaca terbanyak, itu sering dilakukan di daerah lain, yang melibatkan sekitar 40.000 orang. Jadi kalau 10.000 orang saja membaca, itu masih sedikit. Tapi di Parepare ini dilakukan pembacaan puisi secara spesifik, yang tidak pernah dilakukan di daerah lain. Makanya, Parepare menciptakan rekor pertama di Muri,” jelas Paulus saat memberikan sambutan.
Hanya saja,lanjut Paulus, dari 10.000 orang yang dilibatkan membaca puisi, hanya sekitar 6.880 orang saja yang mendapat penilaian dari Muri. Sebab, banyak di antaranya tidak membaca puisi saat pembacaan puisi yang dilakukan secara serentak.“ Waktu pembacaan puisi, ada yang melihat ke laut, menoleh ke kiri kanan, dan tidak konsentrasi baca puisi,” sebutnya. Sementara itu, Wali Kota Parepare, Zain Katoe, merasa bangga atas rekor yang diciptakan kota yang dipimpinnya sebagai pembaca puisi terbanyak.
Dia menilai, rekor Muri harus menjadimotivasi untuk terus giat dalam menyukseskan program Mappamacca (Masyarakat Parepare Gemar Membaca).“ Ini tentu prestasi yang kita dapatkan. Tapi lebih dari itu, kita harapkan budaya membaca harus ditingkatkan terus. Apalagi, visi Parepare, salah satunya sebagai kota pendidikan,” harap walikota. Pembacaan puisi yang bertemakan “Mappamacca” diprakarsai Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, bekerja sama dengan salah satu harian lokal, dan PLN Wilayah Sulsel. Selain menciptakan Muri, juga diresmikan taman baca Mappamacca.
Sumber : www.seputar-indonesia.com Kredit foto : www.muri.org