Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
30 november 2007 09:48
Lukisan Anak Indonesia Tampil di Euro Space Center Belgia
Screenshoot website Childrens Wonderland.
Brussel- Lukisan pastel karya Farisi Gustaf Ferdinan (8 tahun) dari Yogyakartaberhasil terpilih menjadi salah satu lukisan poster terbaik yang akan dipamerkan di Euro Space Center Belgia bersama 19 lukisan anak-anak lainnya dari Belanda, Belgia, Perancis dan Afrika Selatan.
Keputusan ini diambil Dewan Juri yang terdiri dari Alison Arngrim Nelly (bintang film Little House on the Pairie), Dominique Roefs (Ketua Yayasan Children in Wonderland), Dr. Vladimir Pletzer (kandidat Astronot Belgia), Pierre Emmanuel Paulis (Euro Space Society), Gregg Crickx (art designer Belgia), Marc Gerardy (wartawan Radio-Contact Belgia), dan PLE Priatna (KBRI Brussel), dalam sidangnya pada 23 November 2007 lalu di Brussel, Belgia.
Sementara itu, dua buah gambar pesan dari remaja Afrika Selatan dan Perancis akan diluncurkan ke ruang angkasa oleh pesawat ulang alik Euro STS 122 pada 6 Desember 2007 mendatang,wewakili pesan dan harapan anak-anak (remaja) kepada para pemimpin di berbagai belahan dunia agar “dunia di luar sana” berlangsung aman dan damai.
Melalui pesan ini anak-anak berharap agar “dunia di luar sana” segera dapat keluar dari kemelut kepedihan akibat kekerasan, perang, perbedaan politik, kemiskinan dan materialisme serta kembali menjadi dunia yang bersahabat, penuh harapan yang menyenangkan dan memberikan perlindungan berupa situasi yang ideal bagi kemajuan bersama.
Gambar dan pesan yang disampaikan anak-anak dari belahan dunia yang berbeda ini terasa amat ekspresif jika tidak ingin disebut sinikal, jujur, dan penuh harapan. Persepsi anak atas kejadian disekelingnya yang penuh ironi, sekaligus respons dan harapan mereka atas dunia yang diinginkan, menjadi medium komunikasi yang patut mendapat dukungan.
Sambutan dan dukungan publik Belgia cukup besar terhadap inisiatif Yayasan nirlaba Children in Wonderland untuk melaksanakan lomba gambar anak-anak ini bekerjasama dengan Euro Space Center. Lomba dengan tema “message d`espoire” diikuti sekitar 320 lukisan anak dari Amerika Serikat, Belanda, Belgia, Indonesia, Perancis dan Afrika Selatan, dan telah ditutup pada 31 Oktober 2007.
Menjelang penjurian, anggota dewan juri mendapat kehormatan diterima oleh Walikota Anderlecht,Gaetan Van Goidsenhoven, di hall city center Anderlecht,serta melakukan kunjungan kehormatan ke KBRI Brussel dan diterima Wakil Kepala Perwakilan Prianti Gagarin Djatmiko Singgih selaku KUAI KBRI Brussel . Sejak awal KBRI Brusel memberikan dukungan atas prakarsayang mengingatkan kembali mengenai pentingnya aspek perlindungan terhadap anak, pengembangan diri, dan pesan moral bahwa anak-anak adalah masa depan.
Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mewakili Asia dalam lomba poster anak-anak internasional yang pertama kalinya diselenggarakan Yayasan Children in Wonderland yang bergerak di bidang perlindungan anak dan berpusat di Brussel ini. Lomba gambar ini menandai dimulainya kampanye dan kerjasama yang nyata untuk meningkatkan pesan kecintaan terhadap anak, perlindungan anak dan masa depan anak-anak, tanpa membedakan kebangsaan dan negaranya.
Sumber : www.deplu.go.id Kredit foto : www.childrenswonderland.com