Minggu, 26 April 2026 |Isnain, 9 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 907
Hari ini
:
14.639
Kemarin
:
23.172
Minggu kemarin
:
7.342.256
Bulan kemarin
:
101.098.282
Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
21 desember 2007 04:36
Joint Declaration Konferensi Rektor Perguruan Tinggi Indonesia-Thailand di Chiang Rai
Universitas Mae Fah Luang (MFU), Thailand.
Chiang Rai, Thailand- Konferensi Rektor Perguruan Tinggi Indonesia dan Thailand ketiga (KRPTIT III), menandatangani Joint Declaration yang memuat komitmen Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dan Council of University Presidents of Thailand (CUPT) untuk lebih meningkatkan kerjasama dalam bidang joint development course, joint research, credit transfer, exchange program of students, senior university administrators, academic or research staff.
Pada KRPTIT III, agenda utama yang dibahas adalah review kerjasama pendidikan tinggi kedua negara selama satu tahun terakhir, dilanjutkan dengan presentasi mengenai topik aktual kedua negara yaitu Natural Disasters, Alternative Energy (Biofuel), Tropical Animal Dieases (Bird Flu and Anthrax), dan Quality Assurances. Selain seminar, juga dilakukan kunjungan ke Doi Tung Project di Chiang Rai, Universitas Maejo dan Universitas Chiang Mai, guna menjajagi peluang kerjasama lebih lanjut.
KRPTIT III diselenggarakan pada tanggal 14-16 Desember 2007 di Universitas Mae Fah Luang (MFU) Chiang Rai, Thailand. KRPTIT III ini diadakan sebagai tindak lanjut kerjasama pendidikan antara KBRI Bangkok, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), dan Council of University Presidents of Thailand (CUPT). KRPTIT III dihadiri oleh para rektor/wakil rektor dari 19 perguruan tinggi Indonesia dan 26 perguruan tinggi Thailand. Para peserta sepakat Universitas Hasanuddin, Makassar, sebagai tuan rumah KRPTIT IV pada tahun 2008.
Ketua CUPT yang juga Rektor MFU, Prof. Dr. Vanchai Sirichana, dalam sambutan pada acara pembukaan menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas upaya KBRI Bangkok dalam meningkatkan kerjasama pendidikan tinggi Indonesia-Thailand dan berkomitmen untuk tetap melanjutkan kerjasama ini. Duta Besar RI dalam sambutannya menyampaikan kegembiraannya atas terselenggaranya KRPTIT III ini yang merupakan kelanjutan dari KRPTIT sebelumnya, yaitu KRPTIT I yang diprakarsai oleh KBRI Bangkok diselenggarakan pada bulan Desember 2005 di Bangkok, dan KRPTIT II di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada bulan September 2006. Dubes menjelaskan bahwa beberapa kerjasama telah dicapai sebagai tindak lanjut rekomendasi KRPTIT I dan II, antara lain pertukaran mahasiswa, penandatangan MoU oleh beberapa perguruan tinggi Indonesia dan Thailand, pertunjukan kebudayaan sebagai bagian dari pertukaran kebudayaan, dan saling kunjung para rektor perguruan tinggi kedua negara yang dipimpin oleh masing-masing Majelis Rektor; MRPTNI dan CUPT. Dubes selanjutnya menyampaikan usul agar Majelis Rektor Perguruan Tinggi kedua negara dapat menyusun rencana aksi (plan of action) guna menjaga kesinambungan kerjasama yang telah terbina.
Sumber : www.deplu.go.id Kredit foto : picasaweb.google.com