Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
08 februari 2008 03:44
Warga Muslim Makassar Bantu Jaga Persembahyangan di Klenteng
Makassar- Sekitar 500 warga keturunan Tionghoa secara bergantian melakukan persembahyangan di sejumlah klenteng di Jalan Sulawesi, Makassar, Sulsel, Kamis (7/2) dini hari, untuk merayakan Imlek 2559.
Sejak Rabu (6/2) pukul 20.00 Wita hingga Kamis (7/2) dini hari, warga keturunan tersebut bergantian melakukan persembahyangan di Klenteng Kwong Kong, Xian Ma, dan Klenteng Agung Bahari, guna memohon kepada Yang Mahakuasa agar dilimpahkan rahmat, ketenteraman, kenyamanan, dalam bermasyarakat serta meningkatnya rasa persatuan dan kesatuan dengan sesama umat di daerah ini.
Persembahyangan warga keturunan tersebut berlangsung khusyuk dan khidmat dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian dari Polwiltabes Makassar dan warga muslim di kawasan itu sebagai wujud solidaritas kepada sesama umat.
Warga Tionghoa yang sudah melakukan sembahyang di klenteng tersebut kemudian keluar membagikan angpao (uang) kepada sejumlah warga kurang mampu yang menunggu di pintu klenteng tersebut sebagai wujud kebersamaan dalam menikmati hidup yang penuh tantangan di era globalisasi saat ini.
Perayaan Imlek 2559 ini dimeriahkan dengan tampilnya atraksi barongsai yang disaksikan ratusan warga yang berjejer di sepanjang Jalan Sulawesi yang sejak pukul 17.00 Wita yang ditutup untuk umum agar persembahyangan warga Tionghoa tidak terganggu.
Selain itu, lampu lampion beraneka warna menghiasi pusat kegiatan bisnis di kawasan itu yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Jalan Jenderal Achmad sampai ke Jalan Tentara Pelajar.
"Kami berterima kasih kepada aparat kepolisian dan warga muslim yang telah membantu menjaga ketertiban dan keamanan selama warga kami melakukan persembahyangan di sejumlah klenteng di kawasan ini," ujar Gunawan, salah satu anggota panitia perayaan Imlek 2259 Kota Makassar.
Puncak kegiatan perayaan Imlek tahun ini dilakukan secara serentak di sejumlah klenteng (rumah ibadah) warga Tionghoa yang tersebar di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan ini, katanya seraya berharap warga Sulsel khususnya kota Makassar tetap menjalin mempertahankan suasana kondusif yang selama terjalin dengan baik.