Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
27 maret 2008 04:17
Rencana Pembangunan Rumah Melayu Perlu Memprioritaskan Manfaat dan Keunikan
Rumah Melayu Kalimantan Barat di Pontianak.
Singkawang-Rencana pembangunan rumah Melayu dibarengi dengan saran agar memprioritaskan manfaat dan keunikannya. Masukan itu disampaikan Pemerhati Kebudayaan Kota Singkawang Johari Pion.
“Motivasi pembangunan jangan hanya untuk menyaingi rumah Melayu di Kota Pontianak,” ujar Johari.
Keunikan atau ciri khas rumah Melayu, menurut Johari, juga belum banyak diketahui masyarakat. Berbeda halnya dengan rumah adat Minang yang sangat kental dengan keunikannya. “Sisi keunikan harus digali secara mendalam. Dengan berpikir dan urun rembug. Jangan sampai sudah dibangun ternyata menjadi polemik,” tuturnya.
Lebih jauh diuraikannya, ciri khas rumah Melayu adalah jarak antara tanah dengan lantai harus jauh atau berkaki. Kamar kecil terpisah dengan rumah utama. Demikian halnya dengan kaca depan, atap dan sebagainya. “Arsitek harus memahami setiap arahan tokoh Melayu,” cetusnya.
Rumah Melayu diakuinya, sesuai dengan sejarah senantiasa dibangun di tepi sungai. Tetapi ketentuan itu dapat menjadi pengecualian di Kota Singkawang. Dengan rencana lokasi di eks Gedung Juang Jalan Alianyang Singkawang.
“Terpenting adalah, rumah Melayu bermanfaat dan bercirikan rumah Melayu yang sebenarnya,” tegasnya.
Berdasarkan informasi yang kami himpun, desain rumah adat Melayu pun sudah disiapkan. Termasuk anggaran yang menelan biaya miliaran rupiah.
Sumber : www.equator-news.com Kredit foto : Koleksi Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu