Close
 
Jumat, 12 Juni 2026   |   Sabtu, 26 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 4.705
Kemarin : 18.252
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

31 maret 2008 01:10

500 Anak Lakukan Aksi Simpatik pada Peringatan Hari Film Nasional

500 Anak Lakukan Aksi Simpatik pada Peringatan Hari Film Nasional
Gedung Sapta Pesona, Jakarta

Jakarta- Sebanyak 500 anak melakukan aksi simpatik pada peringatan Hari Film Nasional 30 Maret 2008 di depan Gedung Sapta Pesona Jakarta, Minggu (30/3). Mereka berjalan bersama-sama mengelilingi Patung Kuda yang ada di depan gedung sambil membawa tulisan “Kami Merindukan Film Anak-anak dan Aku Cinta Film Indonesia”.  

Dari Patung Kuda, anak-anak itu berjalan menuju lobi Gedung Sapta Pesona di mana Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik sudah menunggu di sana. Seorang di antara anak-anak itu menyematkan PIN “Kami Cinta Film Indonesia” kepada Menbudpar, yang kemudian bersama menteri menyaksikan pameran poster-poster film anak-anak Indonesia yang digelar di lantai satu.

Menbudpar Jero Wacik dalam acara peringatan Hari Film Nasional bersama anak-anak hari itu nonton bersama pegelaran seni oleh sanggar Semarandhana, yang telah banyak mencetak aktris dan aktor muda usia, di antaranya para pemain Lenong Bocah yang cukup populer di kalangan anak-anak.

Dalam menyambut Hari Film Nasional ke-58,  kelompok masyarakat khususnya  komunitas film seperti Dewan Kesenian Jakarta Komite Film dan Sinematek bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional mengadakan sejumlah acara antara lain pemutaran film nasional di Taman Ismail Marzuki (TIM) dan  lomba karya tulis tentang sinematek pada 2 April 2008 di PPHUI Kuningan Jakarta.

Selain itu, tengah dirancang acara penyerahan anugerah film serta diskusi film yang digagas oleh Alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ) bersama Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N) yang menurut rencana akan dilaksanakan pada 12 April di Gedung Pusat Perfilman H.Usamar Ismail Jakarta Selatan.

Menbudpar Jero Wacik mengatakan, pemerintah mendukung usaha apapun yang dilakukan insan-insan perfilman Indonesia untuk memajukan perfilman nasional dalam upaya mencerdaskan dan meningkatkan apresiasi masyarakat yang pada gilirannya untuk mensejahterakan rakyat.

Menurut data Direktorat Film Depbudpar, jumlah produksi film nasional belakangan ini mengalami peningkatan. Tahun 2003 sebanyak 14 film, tahun 2004 menjadi 22 film, dan tahun 2005 meningkat menjadi 32 film.

Sumber : www.budpar.go.id
Kredit foto : www.panoramio.com


Dibaca : 2.441 kali.

Tuliskan komentar Anda !