Close
 
Selasa, 14 Juli 2026   |   Arbia', 28 Muharam 1448 H
Pengunjung Online : 133
Hari ini : 10.529
Kemarin : 26.610
Minggu kemarin : 264.494
Bulan kemarin : 7.211.288
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

28 mei 2007 06:05

Tradisi Pattorani Jadi Atraksi Wisata Menarik

Tradisi Pattorani Jadi Atraksi Wisata Menarik
Tradisi menangkap ikan terbang (pattorani) di desa Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, merupakan salah satu atraksi budaya masyarakat setempat yang cukup menarik dan diminati banyak wisatawan asing disamping sejumlah obyek wisata lainnya.

Kadis Kebudayan dan Pariwisata (Budpar) Sulsel, Drs. H Syahlan Solthan, di Makassar menyatakan Takalar memiliki potensi wisata cukup menarik yang bisa menjadi pilihan bagi turis yang berkunjung ke Sulsel disamping Toraja, Tanjung Bira dan daerah lainnya.

Selain pesta nelayan khas pattorani yang digelar setiap tahun, di kabupaten ini masyarakat setempat juga tetap gigih mempertahankan kegiatan budaya religius yakni peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang mereka sebut "Maudu Lompoa".

Budaya Pattorani di desa Galesong sekaligus melambangkan simbol semangat bahari bagi komunitas setempat yang tidak ditemukan di daerah lain.

Nelayan setempat melaut meninggalkan keluarga pergi memburu ikan terbang di laut lepas satu hingga dua bulan lamanya. Setelah melaut mereka kembali dengan hasil tangkapan ikan dan telur ikan terbang, sehingga daerah ini merupakan satu-satunya penghasil telur ikan terbang di Sulsel.

Kabupaten Takalar memiliki  panjang pantai yang membentang dari selatan ke Utara sepanjang 75 kilometer, selain ada desa nelayan, kawasan itu juga menjadi sentra budi daya rumput laut.

Daya tarik lainnya yang dimiliki Takalar adalah lintasan balap mobil di areal perkebunan tebu yang selama ini menjadi arena balap bertaraf internasional, sehingga menjadikan kabupaten ini telah dikenal di mancanegara lewat kegiatan otomotif.

Selain itu, Takalar juga memiliki obyek wisata pantai Tope Jawa yang cukup menarik serta kerajinan gerabah yang telah menembus pasar mancanegara sejak beberapa tahun lalu.

Sementara itu, Burhanuddin, salah seorang tokoh masyarakat Takalar menyatakan bahwa potensi wisata Takalar tidak kalah dengan daerah lainnya, namun potensi itu belum digarap secara optimal. "Kita harapkan Takalar ke depan bisa bangkit dan berkembang meningkatkan perekonomian masyarakat dari sektor pariwisata, pertanian dan perikanan, namun untuk mewujudkannya perlu promosi," ujarnya.

Sumber : Antara


Dibaca : 5.434 kali.

Tuliskan komentar Anda !