Rabu, 20 Mei 2026   |   Khamis, 3 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 1.615
Hari ini : 23.118
Kemarin : 25.387
Minggu kemarin : 249.195
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

03 juni 2008 09:03

Seminar Kepemimpinan Melayu (Malaysia)

Seminar Kepemimpinan Melayu (Malaysia)

Yogyakarta, MelayuOnline.com— Tiap bangsa memiliki tipe-tipe kepemimpinan tersendiri. Di manapun sebuah negeri, aspek kepemimpinan senantiasa menjadi satu faktor penting untuk memajukan masyarakatnya. Dalam adat resam Melayu, dikenal sebuah ungkapan: bila rumah tidak bertua//celaka datang bala menimpa//bila negeri tidak beraja//alamat hidup aniaya menganiaya (Tenas Effendi, 2004: 65).

Kemampuan sultan-sultan di Semenanjung Melaka (kini Malaysia) dalam memajukan negerinya sejak tahun 1400-an M merupakan satu bukti bahwa kepemimpinan Melayu telah memiliki akar sejarah yang cukup lama. Namun, pada perkembangannya kepemimpinan sultan-sultan Melayu makin menyusut perannya setelah Semenanjung Melaka jatuh ke tangan Portugis sekitar tahun 1511 M. Kejatuhan Kesultanan Melaka tersebut juga diakibatkan oleh pertelingkahan politik antarpemimpin kesultanan, tindakan korupsi para bangsawan, serta penyalahgunaan kekuasaan.

Selepas penjajahan oleh bangsa asing selama lebih dari 400 tahun, akhirnya Malaysia merdeka pada tahun 1957. Setelah memperoleh kemerdekaannya, hingga kini negeri Malaysia telah dipimpin oleh lima perdana menteri yang memiliki latar belakang dan gaya kepemimpinan yang berbeda-beda. Kelima perdana menteri tersebut, antara lain Tunku Abdul Rahman Al-Haj (Bapak Kemerdekaan), Tun Abdul Razak (Bapak Pembangunan), Tun Hussein Onn (Bapak Perpaduan/Persatuan), Tun Dr. Mahathir (Bapak Pemodernan) dan Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi (Bapak Pembangunan Modal Insan). Melalui kelima pemimpin ini, Malaysia mengalami kemajuan di berbagai bidang, di antaranya kemajuan di bidang politik, ekonomi, dan sosial.

Berpedoman pada sejarah kepemimpinan di tanah Melayu ini, Institut Kualiti dan Pengembangan Ilmu (InQKA), Universiti Teknologi MARA Shah Alam bekerjasama dengan Yayasan Kepimpinan Perdana akan mengadakan Seminar  Kepemimpinan  Melayu dengan tema “Kepemimpinan Melayu: Dahulu, Kini dan Masa Depan”. Seminar tersebut akan diadakan pada tanggal 11—13 November 2008 di Dewan Sri Budiman, Universiti Teknologi MARA Shah Alam. Tema seminar meliputi: (i) Sejarah kepimpinan Melayu; (ii) Dasar-dasar pemerintahan (politik, ekonomi, agama, pendidikan, dan sosio-budaya) di Malaysia; (iii) Dasar dan kepimpinan di peringkat negeri; (iv) Hubungan negeri-pusat; (v) Hubungan Malaysia dengan negara luar; dan (vi) Legacy kepimpinan negeri dan negara.

Para peserta yang berminat mengirimkan kertas kerja diharapkan mengirimkan intisari (abstract) sebelum tanggal 15 Juli 2008. Abstract tersebut akan dipilih oleh panitia dan selanjutnya diumumkan pada tanggal 30 Juli 2008. Kertas kerja yang telah lolos seleksi diharapkan menyerahkan kertas kerja lengkap sebelum tanggal 15 Oktober 2008. Panduan yang lebih lengkap dapat diperoleh dengan menghubungi alamat e-mail panitia, antara lain: hanizan@salam.uitm.edu.my, mzmkib@yahoo.com, pmshahar@salam.uitm.edu.my, serta azimahkhalid@salam.uitm.edu.my. Calon peserta juga dapat mengunjungi situs: http://www.inqka.uitm.edu.my.

[LS/brt/09/05-08]


Dibaca : 3.232 kali.

Tuliskan komentar Anda !