Close
 
Selasa, 19 Mei 2026   |   Arbia', 2 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 551
Hari ini : 22.771
Kemarin : 19.896
Minggu kemarin : 249.195
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

21 juni 2007 02:45

DCA Versus SEZ

DCA Versus SEZ

Batam - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Aida Ismeth dan Idris Zaini menolak dengan tegas  wilayah Kepri dijadikan kawasan latihan perang. Menurut mereka, Defence Coorperation Agreement (DCA) atau perjanjian kerja sama pertahanan akan mengganggu Kepri sebagai daerah kawasan ekonomi khusus atau Special Economic Zones (SEZ).

Lebih lanjut dijelaskan, Batam dan Kabupaten Natuna merupakan kawasan pusat logistik bagi dunia pelayaran. Hal ini menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di daerah tersebut. Kenapa saat ini pemerintah pusat justru sangat kontraproduktif dengan kebijakan yang mereka buat sebelumnya.

Dalam surat yang diterima Batam Pos, kemarin (19/6), Aida dan Idris Zaini mengatakan, bahwa Natuna sejak dulu dikenal dengan wilayah yang sangat strategis dengan kekayaan alamnya. “Seharusnya pemerintah memberikan iklim investasi yang kondusif,” jelas Aida.

Menurut dua politikus dari Kepri itu, DPR jangan meratifikasi DCA terkait dengan perjanjian latihan perang. DPD asal Kepri juga meminta pemerintah pusat segera melakukan revisi atas isi perjanjian pertahanan tersebut dengan melibatkan unsur pemerintah daerah.

Sumber : www.batampos.co.id
Kredit foto : Risman Marah


Dibaca : 1.580 kali.

Tuliskan komentar Anda !