Close
 
Rabu, 19 Agustus 2026   |   Khamis, 5 Rab. Awal 1448 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 5.885
Kemarin : 21.379
Minggu kemarin : 179.363
Bulan kemarin : 11.454.048
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

28 juni 2007 04:35

Hasil Kerajinan Aceh Dipamerkan

Hasil Kerajinan Aceh Dipamerkan

Banda Aceh- Berbagai hasil kerajinan tangan peserta KB Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dipamerkan pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas-XIV) di kota Ambon, Maluku, 26 Juni-1 Juli 2007.

Kepala Kantor BKKBN NAD H. Nasrullah Jakfar di Banda Aceh, Senin (25/06), menyebutkan hasil kerajinan peserta KB Aceh yang dipamerkan itu antara lain pakaian muslimah, peci khas Aceh, bordiran/sulaman benang emas, tas tangan, dompet dan makanan tradisional Aceh.

Hasil kerajinan peserta KB yang tergabung dalam kelompok unit Usaha Peningkatan Produksi Keluarga Sejahtera (UPPKS) itu dipamerkan bersama hasil kerajinan peserta KB dari provinsi lain di seluruh Indonesia.

Menurut Nasrullah, selain produksi hasil kerajinan tangan peserta KB, aneka produksi kaum perempuan yang tergabung dalam wadah Pendidikan Keterampilan Keluarga (PKK) NAD juga ikut meramaikan pameran peringatan puncak Harganas XIV di Ambon.

Total anggota rombongan dari NAD yang hadir di Ambon berjumlah 56 orang, termasuk dari kalangan PKK, peserta KB aktif dan kader teladan dari kalangan institusi masyarakat (IMP) yang akan menerima penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Semua anggota rombongan dari Aceh tampil di Ambon dengan mengenakan pakaian adat tradisional masyarakat Aceh, baik laki-laki maupun perempuan,” katanya.

Menurut dia, sebetulnya Gubernur Aceh Irwandi Yusuf beserta isteri, Darwati A. Gani, juga diundang, namun belum dapat dipastikan kehadirannya karena Ketua PKK NAD akan hadir bergabung bersama rombongan yang dikoordinasikan BKKBN NAD.

Memperingati Harganas XIV/2007, di NAD telah diadakan berbagai kegiatan, meliputi kegiatan donor darah, bakti sosial, pengobatan massal, dan pemindahan pengungsi korban banjir dari barak hunian sementara ke rumah permanen di Aceh Tamiang.

Sumber : http://beritasore.com
Kredit foto : www.indonetwork


Dibaca : 7.636 kali.

Tuliskan komentar Anda !