Close
 
Kamis, 11 Juni 2026   |   Jum'ah, 25 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 79
Hari ini : 6.332
Kemarin : 58.870
Minggu kemarin : 227.151
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

05 november 2008 01:05

Permainan Tradisional Diminati Pengunjung IJE 2008

Permainan Tradisional Diminati Pengunjung IJE 2008

Jakarta- Permainan tradisional Indonesia mendapatkan tempat tersendiri di hati para penggunjung pameran akbar Indonesia-Jepang Expo (IJE) 2008 Kemayoran Jakarta pada 1-9 November 2008.

Beragam permainan tradisional seperti Galah Asin, Teplek, Congklak, atau Tapak Batok, telah menarik minat sebanyak 5.218 pengunjung untuk datang ke Arena PRJ Kemayoran, Jakarta.

Rinanda (11) dari SDN Kayuputih 09 Siemens Jakarta, mengatakan, ia pada awalnya tidak mengenal permainan tradisional Indonesia yang dilombakan karena di sekolah juga tidak ada.

Selain itu juga ada permainan yang berbeda nama dengan yang mereka kenal seperti Teplek atau Engklek yang mereka tahu adalah permainan Dampu, kata Fitra (11) dari sekolah yang sama.

Tak semua siswa dan guru yang mendampingi juga mengatakan kalau siswa hanya mengenal permainan tradisional yang dilombakan dari buku atau cerita dari orang tuanya saja.

Sementara itu, Ahmad Rasta Riswanto (47) Kepala Sekolah SDN Kayuputih 09 siemens melihat ajang ini sebagai bentuk pengenalan budaya bangsa yang sederhana dan menarik.

"Secara khusus kita memang belum pernah mengadakan lomba permainan tradisional seperti ini yang dapat memberikan wawasan siswa tentang hal-hal kongkrit yang ada di negeri sendiri." kata pria asal Kuningan Jawa Barat ini.

Menurut Surya, Kordinator Sekolah untuk Kompetisi Permainan Tradisional Indonesia yang diikuti oleh 23 SD yang ditunjuk dari semua wilayah di Jakarta ada 40 tim yang beberapa sekolah mengirim dua tim dan setiap harinya akan dipilih finalis dari masing-masing permainan yang akan bertemu lagi di final pada tanggal 8 November mendatang.(ANT)

Sumber : http://www.kompas.com/ (5 November 2008)
Kredit foto : Kompas (Lasti Kurnia)


Dibaca : 3.370 kali.

Tuliskan komentar Anda !