Close
 
Sabtu, 9 Mei 2026   |   Ahad, 22 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 410
Hari ini : 12.253
Kemarin : 31.987
Minggu kemarin : 209.627
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

23 desember 2008 04:45

Raja Se-Indonesia Hadir pada Grebeg Suro 2008

Raja Se-Indonesia Hadir pada Grebeg Suro 2008

Ponorogo, Jawa Timur- Raja-raja se-Indonesia yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Keraton Se-Nusantara dipastikan akan hadir dalam Perayaan Grebeg Suro 2008 dan Fertival Reog Nusantara XV yang digelar di Alun-Alun Ponorogo mulai tanggal 23-28 Desember 2008.

Ketua FRN XV, Budi Satria, Senin mengatakan, dalam kesempatan ini, raja-raja yang hadir akan mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo selaku pelestari budaya bangsa.

"Waktu pemberian penghargaan masih dikoordinasikan. Ada dua opsi yaitu diberikan pada pembukaan Grebeg Suro besok (Selasa, 23/12) atau pada akhir dari kegiatan ini," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, raja-raja yang hadir selain akan mendapatkan penghargaan, juga akan mengikuti beberapa agenda yang telah ditetapkan oleh panitia Grebeg Suro 2008.

Agenda Grebeg Suro 2008 ini adalah untuk kegiatan agama meliputi istighosah, Semaan Al-Quran, Ziarah Makam Bathoro Katong (pendiri Ponorogo), Larungan Risalah Doa di Telaga Ngebel.

Sedang kegitan yang bersifat lomba antara lain Festival Reog Nasional XV, pemilihan duta wisata Kakang Senduk, lomba keagamaan, lomba Sinden, dan lomba Burung Berkicau.

Kegiatan lainnya antara lain, pameran hasil indutri kecil dan produk unggulan, pameran potensi wisata, pameran tanaman hias dan pameran lukisan.

Sedangkan kegiatan yang bersifat hiburan antara lain pagelaran wayang kulit, pentas musik tradisional, pegelaran ketoprak dan sendra tari, kirab sepeda kuno dan kirab pusaka serta pawai lintasan sejarah.

"Untuk FRN XV akan diikuti oleh 51 grup dari seluruh Indonesia. Pada tahun ini peserta terjauh berasal dari Papua dan peserta peninjau berasal dari Kabupaten Probolinggo," katanya menambahkan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dengan digelarnya Grebeg Suro 2008 dan FRN XV di harapkan mampu melestarikan budaya asli dari Kabupaten Ponorogo. Selain itu, kegiatan yang dilaksanakan satu tahun sekali ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Sumber: http://www.antara.co.id
Kredit Foto: http://www.eastjava.com


Dibaca : 4.138 kali.

Tuliskan komentar Anda !