Close
 
Selasa, 16 Juni 2026   |   Arbia', 30 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 681
Hari ini : 11.670
Kemarin : 17.248
Minggu kemarin : 184.896
Bulan kemarin : 9.252.016
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

26 juli 2007 02:29

Pasar Teratak Buluh Bakal Jadi Pasar Modern

Pasar Teratak Buluh Bakal Jadi Pasar Modern

Kampar- Untuk menjadi pasar yang lebih representatif, keberadaan Pasar Teratak Buluh, Kecamatan Siakhulu, bakal dijadikan pasar modern berprinsip tradisional. Hal ini dikatakan Kabag Humas Pemkab Kampar H Tanzili Ali SSos kepada Riau Pos di Bangkinang, usai mendampingi Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM bersama Kepala Dinas Kimpraswil Ir R Setya Budi, Kepala Disperindagpas Drs Djondril DS, Kabag Pemerintahan Drs  Dendi Zulhairi, ketika melakukan kunjungan ke Pasar Teratak Buluh, Senin (23/7).

Dijelaskannya, Pasar Teratak Buluh saat ini tidak lagi sesuai dengan perkembangan perekonomian masyarakat, karena disamping lokasinya yang kecil dan sempit, pasar juga becek dan menjadi langganan banjir hampir setiap tahunnya. Lalu lintas jalan di sekitar pasar juga seringkali macet karena terletak di pinggir jalan lintas antar kabupaten.

Oleh karena itulah, pemerintah memprogramkan supaya pasar dikembangkan jadi pasar yang modern dengan penataan tempat yang lebih teratur, namun tetap dengan prinsip tradisonal. Sehingga Pasar Teratak Buluh ke depan menjadi lebih baik dan menawarkan kenyamanan dalam transaksi jual beli.

Untuk merealisasikan hal tersebut, tahap awal yang dilakukan Pemkab adalah menginventarisir dari segala aspek, baik dari tata letak, kenyamanan, maupun dampak banjir karena posisi pasar ini memang terletak di pinggiran Sungai Kampar.

Mengenai lokasi pasar yang akan dibangun lanjutnya, tetap pada  lokasi sekarang namun perluasan pasar akan ditambah karena berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kepala Desa Teratak Buluh Yuniwer, untuk saat ini tokoh adat telah menghibahkan tanah seluas 4 ha kepada pemerintah untuk dijadikan lokasi pasar yang letaknya juga bersebelahan dengan pasar tersebut.

”Tindakan proaktif dari masyarakat ini patut kita hargai, karena dalam pembangunan yang menyangkut aspek hidup orang banyak, partispasi warga sangat diperlukan,’’ ujar Tanzili

Tanzili menambahkan, dalam kunjungan ke pasar Teratak Buluh tersebut, Bupati Kampar juga meninjau turap yang ada di sepanjang Sungai Kampar dan letaknya juga di sisi Pasar Teratak Buluh. Turap yang ada ternyata tidak mampu menahan luapan air sungai yang akhirnya apabila musim hujan pasar akan banjir.

Menurutnya hal ini diakibatkan oleh air sungai yang meluap biasanya lebih tinggi 1,5 meter dari turap yang sudah dibuat, maka untuk itu bupati mengintruksikan kepada Kepala Dinas PU Kimpraswil untuk menambah ketinggian turap lebih kurang dua meter lagi sepanjang 400 meter.

”Dalam rombongan juga ikut serta konsultan perencanan guna mendalami pengembangan pasar tersebut sehingga pengembangan pasar itu memang melalui planning yang matang,’’ tambahnya.(ade)

Sumber : www.riaupos.com


Dibaca : 2.458 kali.

Tuliskan komentar Anda !