Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
26 mei 2009 03:13
Pelajar Pekanbaru Belajar Membatik ke Malaysia
Pekanbaru, Riau Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)Negeri 4, Pekanbaru, Riau belajar membuat batik ke Malaysia dengan melakukan magang selama enam bulan. Wakil Kepala Sekolah, SMK 4 Pekanbaru, Riau, Drs Ahmad Husaini di Jakarta, Sabtu (23/5) mengatakan, program magang tersebut telah dilakukan selama tiga tahun ini yang hasilnya cukup memuaskan. SMK 4 Riau merupakan salah satu sekolah kejuruan yang ikut dalam lomba kompetensi siswa (LKS) di Pekan Raya Jakarta (PRJ), 22-23 Mei 2009.
Lebih lanjut Ahmad Husaini mengatakan, program belajar membatik ke Malaysia itu karena Provinsi Riau dekat dengan negara tetangga tersebut sehingga perjalannya lebih mudah dijangkau. Oleh karena itu, siswa SMK 4 yang memiliki murid 480 orang tersebut melakukan magang ke negara serumpun tersebut. Selain itu, pihaknya juga mengikutsertakan siswanya belajar ke Yogyakarta dalam pembuatan batik terutama masalah teknik.
Dikatakannya, sekolah kejuruan ini mulai menekuni pembuatan batik sejak tahun 1994, namun kegiatan siswa tersebut baru dikenal masyarakat luas sejak tahun 2000. Batik Pekanbaru yang lebih dikenal dengan nama "Tabir" hasilnya sudah dipasarkan di tingkat nasional bahkan internasional.
Mengenai pembuatan batik "Tabir" sendiri, lanjutnya, rata-rata setiap lembar ukuran 2 kali 3 meter pembuatannya diselesaikan selama tiga hari. Hal ini karena pembuatan batik yang dikerjakan secara tradisional itu cukup rumit karena harus dilakukan secara teliti dan sabar, ujarnya pula. Harga batik "Tabir" yang dijual kepasaran rata-rata Rp150 ribu hingga Rp 200 ribu per buah, serta modal pembuatan batik tersebut antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.(Ant)