Anda pengunjung ke 105.216.314 Sejak 01 Muharam 1428 ( 20 Januari 2007 )
AGENDA
Belum ada data - dalam proses
Berita
27 juni 2009 01:45
Pertegas Identitas Melayu Serumpun
Pekanbaru, Riau - Perhelatan Tamadun Melayu serumpun dibuka Gubernur Riau, Rusli Zainal, di Hotel Mayang Garden, Kamis (25/6). Acara diskusi dan bertukar pikiran antara daerah dan negara serumpun ini ditaja Tenas Efendi Foundation sempena hari jadi Pekanbaru ke-225. Dalam sambutannya, Rusli menyatakan kegiatan ini sangat bagus sebagai tempat bertukar pikiran terhadap permasalahan daerah serumpun.
Apalagi dengan masuknya budaya asing yang cukup gencar belakangan ini. "Budaya luar boleh saja masuk. Namun jangan sampai karena budaya luar tersebut, kita kehilangan jati diri. Ini tempat kita mempertegas jati diri sebagai Melayu," jelasnya.
Sementara itu, budayawan Tenas Efendi menambahkan, kita harus bangga mempunyai jati diri, bangsa berbudaya Melayu, bermartabat, tamadun Melayu. Tenas sendiri mengakui, Gubri Rusli Zainal dan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah sudah berupaya agar Melayu tak hilang di bumi lancang kuning. "Sudah banyak yang dilakukan Gubri dan walikota untuk mempertahankan budaya Melayu," jelasnya.
Sementara itu Walikota Pekanbaru Herman Abdullah menyatakan, pihaknya sudah meminta Dinas Pendidikan untuk memasukkan muatan lokal berupa budaya Melayu dalam kurikulum mulai SD hingga SMA. "Muatan lokal budaya Melayu tersebut mulai dilaksanakan pada saat ajaran baru," ujarnya.
Dengan adanya muatan lokal tersebut, anak-anak di Pekanbaru diharapkan mengetahui budaya dan syair Melayu. Apalagi Melayu identik dengan Islam yang menjadi agama mayoritas di Pekanbaru. "Islam itu Melayu," ujarnya. Perhelatan Tamadun Melayu sendiri diikuti oleh beberapa walikota dari berbagai daerah. Tidak hanya dalam negeri, Tamadun Melayu Serumpun juga diikuti peserta dari luar negeri. (sari)