Close
 
Senin, 4 Mei 2026   |   Tsulasa', 17 Dzulqaidah 1447 H
Pengunjung Online : 0
Hari ini : 2.964
Kemarin : 26.680
Minggu kemarin : 192.091
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

02 agustus 2007 05:02

Keharmonisan Modal Pembangunan di Kalimantan Barat

Keharmonisan Modal Pembangunan di Kalimantan Barat

Pontianak-  Keharmonisan merupakan salah satu modal pembangunan yang tiada ternilai. Namun, jika keharmonisan tidak dapat tercipta dan disikapi dengan arif, maka akan menyebabkan kehancuran dan malapetaka.

Demikian diungkapkan Gubernur Kalbar, H Usman Ja`far, saat bersilaturahmi dengan tokoh agama/masyarakat Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Pontianak, Selasa (31/7).

“Karena itu, Pemprov menjadikan keharmonisan sebagai salah satu motto pembangunan. Karena tanpa keharmonisan, mustahil pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Usman Ja`far.

Dijelaskannya, mengelola kemajemukan bukanlah hal mudah. Diperlukan kearifan dan kedewasaan di kalangan umat beragama dan seluruh lapisan masyarakat dari berbagai etnis untuk memelihara keseimbangan nasional. “Di sinilah diperlukan sikap toleransi untuk membangun kebersamaan di antara perbedaan yang ada,” tuturnya.

Disebutkan Usman Ja`far, Pemprov Kalbar telah berusaha meningkatkan kehidupan umat beragama yang damai dan harmonis. Ini tercantum dalam Program Pembangunan Daerah (Propeda) Provinsi Kalbar Tahun 2004-2009. Strategi kebijakan pembangunan di bidang agama diarahkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kehidupan beragama, pendidikan agama serta kerukunan hidup umat agama.

Menurut Usman Ja`far, implementasi kebijakan tersebut terlihat dari berbagai program pembinaan pendidikan agama, kebijakan dalam memberikan bantuan, pengembangan fasilitas sarana dan prasarana beribadah. Di samping itu, Pemprov Kalbar berusaha meningkatkan pelayanan dan kebebasan bagi masyarakat untuk mengembangkan dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. Juga terus mendorong dan tetap mengharapkan keterlibatan secara aktif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama pemerintah mengimpelementasikannya sesuai kapasitas dan peranan yang diambil. (*)

Sumber : www.equator-news.com
Kredit foto : www.tokohindonesia.com


Dibaca : 2.124 kali.

Tuliskan komentar Anda !