Rabu, 20 Mei 2026   |   Khamis, 3 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 1.451
Hari ini : 22.640
Kemarin : 25.387
Minggu kemarin : 249.195
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

15 agustus 2009 02:30

Kenalkan Budaya Melayu ke Pendatang

Kenalkan Budaya Melayu ke Pendatang

Rokan Hulu, Riau   - Dengan perkembangan dan pertumbuhan penduduk, Bupati Rokan Hulu Drs Achmad MSi mengimbau tokoh pemangku adat untuk mendekati kepala desa (kades), agar pendatang mengenal adat istiadat setempat. “Peran LKA agar para pendatang bisa masuk dalam adat kita, sehingga nantinya adat kita bukan hanya kita yang punya, tapi  termasuk pendatang bisa punya rasa memiliki,” ujar Bupati saat bersilaturrahmi dengan pengurus Lembaga Kerapatan Adat (LKA) dari 16 kecamatan di Rokan Hulu, Rabu (12/8), di kediamannya.

Acara ini dihadiri Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rohul Hasyim Lembak bergelar Datuk Paduko Bosa, serta Sekjen LAMR Rohul H Tengku Rafli Armien SSos. Ditambahkannya, LKA juga harus mencari cara, agar budaya Rohul  bisa bertahan. Sebab, saat ini melalui APBD Rohul mulai dikembangkan budaya Melayu melalui sekolah-sekolah, dengan mengembangkan kesenian berudah, dan godang beronggong. LKA juga harus mengali sejarah yang ada di daerahnya masing-masing, sehingga LKA kecamatan masing masing mempunyai ciri khas.

Bupati yang mendapat gelar Datuk Setia Amanah Malin Botuah, mengatakan, pertemuan ini harus dimanfaatkan LAMR Rohul. Sebab, mengumpulkan LKA se-Rohul sulit sekali. Juga diharapkan, LKA yang ada bisa menindak lanjuti hasil Musyawarah Besar (Mubes) LKA beberapa bulan lalu. “Hasil Mubes beberapa waktu lalu di antaranya ada kesepakatan bersama tentang pertemuan minimal empat bulan sekali secara bergantian, sehingga kekurangan di LKA kecamatan lain dengan pertemuan bisa dicarikan solusinya,” lanjut Bupati.

Pemerintah Kabupaten Rohul, ujarnya, mulai tahun anggaran 2009 telah menganggarkan dana Rp50 juta per LKA setiap tahun, untuk dana bantuan operasional LKA. “Ini merupakan bentuk komitmen dan perhatian Pemkab Rohul terhadap LKA, karena LKA sebagai lembaga adat sangat berperan penting dan itu tidak bisa dipungkiri,” ujarnya.(tie)

Sumber: http://www.riaupos.info


Dibaca : 3.184 kali.

Tuliskan komentar Anda !