Close
 
Rabu, 20 Mei 2026   |   Khamis, 3 Dzulhijah 1447 H
Pengunjung Online : 275
Hari ini : 11.522
Kemarin : 25.387
Minggu kemarin : 249.195
Bulan kemarin : 15.288.374
Anda pengunjung ke 105.216.314
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
AGENDA
  • Belum ada data - dalam proses

 

Berita

21 agustus 2009 02:18

Kenalkan Natuna Lewat Tari Senandung Ujung Utara

Kenalkan Natuna Lewat Tari Senandung Ujung Utara

Natuna, Kepri - Untuk yang pertama kalinya, Provinsi Kepri mengirimkan kontingen tari dari Natuna dan berhasil merebut juara tiga, dalam perhelatan budaya Nusantara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta beberapa waktu lalu. Prestasi kontingen ini menjadi pembuka gerbang mengenalkan kebudayaan Melayu ke tingkat nasional dan internasional. Saat perayaan HUT ke-64 RI di lapangan SMPN Natuna, Senin (17/8), mereka unjuk kebolehan membawakan tarian Senandung Ujung Utara.

Di samping gerak tari yang lincah dan kompak, ditambah iringan musik Melayu yang syahdu, semakin menambah keindahan tarian tersebut. ”Tarian yang berjudul Senandung Ujung Utara inilah yang mengantar mereka meraih juara tiga di tingkat Nasional,” kata ketua tim kontingen tari Erson Gempa Apriyandi, Selasa (18/8). Erson menyebutkan, tarian ini menggambarkan tentang kegalauan sekaligus perjuangan rakyat Natuna menghadapi musim angin Utara yang terkenal ganas. Tarian ini  juga menggambarkan kegigihan masyarakat Natuna bertahan hidup di tengah kerasnya angin Utara.

Erson menambahkan, tarian ini merupakan yang pertama kali meraih juara di tingkat nasional setelah beberapa kali mengirimkan tim ke Jakarta. “Kita bangga, ternyata pemuda-pemudi Natuna mempunyai talenta di bidang tari dan musik. Ini harus kita jaga terus bahkan ditingkatkan. Bagaimanapun dengan meraih juara di tingkat nasional, kita sudah mengenalkan budaya Melayu ke tingkat nasional dan internasional,” kata Erson yang juga Kepala Bakesbang di Pemkab Natuna ini.

Erson berharap, keberhasilan pembangunan bukan hanya pada sektor infrastrukturnya saja. Memperkenalkan budaya melalui tarian seperti ini juga termasuk keberhasilan dalam pembangunan.  “Contohnya Bali, kebudayaan mereka lebih menonjol dibandingkan pembangunan di bidang infrastruktur. Mudah-mudahan kita bisa seperti Bali,” harapnya.

Selain tarian, tim dari Natuna juga menyabet lima tropi lainnya, di antaranya koreogarfi terbaik, penata busana terbaik, penata busana unggulan, penata musik unggulan dan penyaji unggulan. Kontingen yang beranggotakan sepuluh orang penari ditambah sepuluh pemusik dan lima orang official. (cca)

Sumber: http://batampos.co.id/ (19 Agustus 2009)

Kredit foto: http://paizalamri.blogspot.com/
Dibaca : 2.691 kali.

Tuliskan komentar Anda !